Popmal IV
Atlet PUBG Penyumbang Emas untuk Kota Ambon Kecewa Perihal Bonus, Akui Trauma Ikut Popmal
Atlet Kota Ambon yang mengeluhkan apresiasi dari pihak pemerintah daerah yang dinilai kurang menghargai keringat para atlet.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fahroni Slamet
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) 2022 berhasil digelar dengan baik.
Sesuai dengan namanya, Popmal merupakan pesta bagi para atlet yang bertanding dengan membawa nama daerah masing-masing.
Mereka saling mengasah kemampuan, membuktikan menjadi yang terbaik, dan membanggakan daerah yang dibela
Sayangnya, para atlet kerap mendapat kekecewaan dari daerah yang mereka wakili.
Salah satunya adalah atlet Kota Ambon yang mengeluhkan apresiasi dari pihak pemerintah daerah yang dinilai kurang menghargai keringat para atlet.
Kekecewaan para atlet tersebut terdapat pada bonus yang hingga kini belum diberikan oleh pihak pemerintah.
Baca juga: Menyoal Popmal 2022, Rama; Jangankan Bonus, Medali Emasnya Saja Harus Bergantian untuk Foto
Kepada TribunAmbon.com Kamis (15/12/2022), seorang atlet yang dinaungi E-Sport Indonesia (ESI) kota Ambon yang tak ingin menyebutkan namanya mengaku kecewa dengan penyelenggara pekan olahraga tersebut.
Pasalnya hingga kini, bonus yang dijanjikan hanyalah fatamorgana.
Padahal dia merupakan atlet yang berhasil menyumbang emas pada perlombaan PUBG pada Popmal 2022 bersama skuadnya.
“Sebenarnya sama saja dengan atlet yang lain. Siapa sih yang tidak kecewa?,” ujarnya.
Bahkan ternyata, tak hanya itu saja.
Atlet tersebut mengaku sejak awal sudah diberi janji palsu.
Mulai dari pemberian vitamin hingga tempat latihan.
“Kita sangat kecewa dengan janji-janji yang panitia penyelenggara, kita dibilang nanti dapat vitamin sebelum berangkat ke tempat turnamen padahal tidak ada,” ujar atlet itu.