Breaking News:

Ambon Hari Ini

Warga Sesali Ada Pembatas Jalan di Jl Jenderal Soedirman Ambon; Padahal Macet dari Antrian SPBU

Pembatas jalan yang terpasang di Jl. Jenderal Soedirman Ambon ini diketahui untuk mengurai kemacetan khususnya pada jam-jam sibuk.

Mesya
Pembatas jalan di Jl Jenderal Soedirman Ambon, Minggu (2/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ditlantas Polda Maluku memasang pembatas jalan atau Water Barrier di Jl Jenderal Soedirman Ambon, Sabtu (1/10/2022).

Pembatas jalan yang terpasang sepanjang 50 meter lebih di Jl. Jenderal Soedirman Ambon ini diketahui untuk mengurai kemacetan khususnya pada jam-jam sibuk.

Menanggapi hal itu, salah satu pengemudi mobil online di Kota Ambon, Franky Timotius mengatakan, pembatasan jalan di Jl. Jenderal Soedirman Ambon untuk mengurai kemacetan itu kurang efektif.

Menurutnya, kemacetan utama di jalan berstatus nasional itu bukan karena adanya penumpukan kendaraan.

Baca juga: Urai Kemacetan, Simpang Lima Jl Jenderal Soedirman Ambon Dipasangi Pembatas Jalan

Namun, bersumber dari antrian yang mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kebun Cengkeh.

“Sama saja kalau bikin pembatas jalan, toh sumber kemacetannya kan dari antrian di SPBU. Karena di waktu-waktu tertentu kan kita semua bisa lihat antriannya sangat panjang sampai memakan badan jalan,” kata Franky kepada TribunAmbon.com, Minggu (2/10/2022).

Sementara itu, Sirajudin, warga lainnya yang tinggal di kawasan Kebun Cengkeh Ambon mengeluhkan adanya pembatas jalan itu.

Pasalnya, keberadaan pembatas jalan itu membuat mereka harus putar lebih jauh untuk menuju arah Kebun Cengkeh.

“Kita yang tinggal di Kebun Cengkeh juga sebenarnya tidak setuju karena yang tadinya kita tinggal menyeberang saja tapi sekarang harus putar jauh lagi,” ungkapnya.

Pantauan TribunAmbon.com, pembatas jalan terpasang sepanjang 50 meter lebih, terhitung mulai depan Patung Pahlawan Nasional Maluku hingga di depan Cafe baSnup.

Pemasangan pembatas jalan itu untuk mengurai kemacetan, terutama di Simpang Lima yang kerap menjadi pemicu kemacetan di Jl Jenderal Soedirman Ambon.

Simpang lima menjadi titik temu kendaraan dari lima arah, yakni dari arah Kebun Cengkeh, Galunggung, arah kota menuju luar kota dan sebaliknya serta masuk keluar kendaraan dari SPBU Kebun Cengkeh.

Kini pengendara dari arah dalam kota tidak bisa langsung menuju arah Kebun Cengkeh atau SPBU, tapi harus putar di ujung pembatas.

Dan sebaliknya, kendaraan dari arah Kebun Cengkeh dan Galunggung menuju luar kota juga memutar di akhir pembatas.

Kasatlantas Polresta Ambon, Kompol Senja Pratama menjelaskan, pemasangan Water Barrier untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk.

“Pada intinya untuk mengurangi titik kemacetan di simpul jalan SPBU, Galunggung dan Kebun cengkeh,” tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved