Breaking News:

Dinsos Duga Anak-anak di Ambon Dipaksa jadi Gelandangan dan Pengemis; Ada Tuannya

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon, Nurhajati Jasin menduga para gelandangan dan pengemis di Ambon punya tuan.

Mesya
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Nurhajati Jasin saat diwawancarai, Kamis (29/9/2022). Ia menduga para gelandangan dan pengemis di Ambon punya tuan. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon, Nurhajati Jasin menduga para gelandangan dan pengemis di Ambon punya tuan.

Artinya, mereka telah dikoordinir oleh seseorang yang kemudian menyuruh mereka sebagai gelandangan dan pengemis di Ambon.

“Tapi kita duga para gelandangan dan pengemis di Ambon ini punya tuan atau penyuruh, seperti itu,” kata Nurhajati kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, setiap kali ditanya perihal adakah orang yang menyuruh mereka untuk harus meminta di jalanan, para gepeng ini tidak pernah buka mulut.

Bahkan, Dinsos sampai mengancam jika tak mengatakan yang sejujurnya, Dinsos akan menghapus nama orang tua dari para gelandangan dan pengemis ini yang masuk dalam daftar Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Ambon.

“Karena ada orang tua dari anak-anak itu yang terdaftar di PKH. Kita sudah ancam hapus nama, tapi mereka semua tutup mulut," ujarnya.

Baca juga: Dana Gempa Kota Ambon Tak Jadi Cair Bulan Depan, Ini Alasannya

Baca juga: Pemerintah Kota Ambon Ancam Cabut Izin Usaha yang Tak Bayar Pajak

Baca juga: Pemkot Janji Bakal Segera Perbaiki Jalanan yang Rusak di Kota Ambon

Untuk memastikan hal itu, Dinsos akan berupaya agar bisa memiliki bukti.

"Umur mereka itu idealnya belajar dirumah. Kami prihatin jika ada yang memanfaatkan mereka. Kami perlu bukti akurat untuk itu," tandasnya.

Diketahui, berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon, tercatat sebanyak 300 orang yang kini menjadi gelandangan dan pengemis di Ambon yang didominasi dari kalangan anak dibawah umur.

Dari total 300 orang, mereka tersebar dibeberapa lokasi yang ada di Kota Ambon misalnya dibawah Underpass depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), jembatan penyeberangan orang (JPO) Maluku City Mall, rumah-rumah kopi, lampu merah dan beberapa titik lainnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved