Breaking News:

Ambon Terkini

Pertanyakan Tujuan Penertiban Pasar Mardika Ambon, Yusuf Wally; Sekarang Amburadul

Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally mempertanyakan tujuan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakukan penertiban Pasar Mardika.

Editor: Adjeng Hatalea
Fandi
Pemerintah Kota atau Pemkot Ambon menertibkan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Selasa (2/8/2022). 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally mempertanyakan tujuan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melakukan penertiban Pasar Mardika.

Sebab, dia menyayangkan kondisi Pasar Mardika Ambon yang dinilai amburadul saat ini.

"Pasca penertiban dan penataan di awal Agustus lalu, kondisi pasar sangat rapi. Pedagang tertata dengan baik begitu juga parkiran. Tapi sekarang sudah kembali amburadul. Lantas apa tujuan dari penertiban itu," tanya anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally, Minggu (18/9/2022).

Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP Kota Ambon, kelihatannya tidak konsisten dengan apa yang menjadi tujuan mereka.

Yusuf Wally mengatakan, kondisi ini berbeda dengan beberapa waktu lalu usai penertiban, yang mana aktivitas di kawasan itu sangat longgar.

Tak ada kemacetan, pedagang pun berjualan sesuai lokasi yang sudah diatur Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Sebab fakta saat ini, kemacetan masih terlihat terjadi di kawasan Pasar Mardika.

Baca juga: Yusuf Wally Sayangkan Kondisi Pasar Mardika Ambon yang Tertata Rapi Hanya Sebulan

"Kalau mau betul-betul tertibkan pedagang Mardika, berarti usai pembongkaran lapak, ya petugas terus mengawal itu. Bukan dibiarkan begitu saja. Sekarang mau salahkan siapa. Semua orang butuh makan," ungkapnya.

Dikatakan, kalau bahasanya penertiban, maka biarkan pedagang ditertibkan dengan hanya membuat satu baris pedagang di badan jalan atau pagar seng di kawasan mardika.

Politisi PKS itu menyatakan, jika Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena punya keinginan untuk kawasan Mardika jangan lagi macet dan tertib dengan pedagang, maka tim terpadu harus menjaga itu.

Jika kemudian terjadi lagi kemacetan dan pedagang kembali merangsek masuk ke badan jalan, maka Kadishub, Kasatpol PP maupun Kadis Indag harus dievaluasi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved