Breaking News:

Maluku Terkini

Hujan Deras di Masohi, BPBD Sebut Tak Ada Permukiman Warga Tergenang Air

BPBD Maluku Tengah menyatakan tidak ada permukiman warga di Masohi yang tergenang air hingga Rabu (27/7/2022) siang ini.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Lukman
Meski diguyur hujan deras, tidak ada permukiman warga di Masohi yang tergenang air hingga Rabu (27/7/2022) siang ini. 

Laporan Kontributir TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - BPBD Maluku Tengah menyatakan tidak ada permukiman warga di Masohi yang tergenang air hingga Rabu (27/7/2022) siang ini.

Sebagaimana diketahui, hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur beberapa titik di Masohi, Maluku Tengah.

Plt Kepala BPBD Maluku Tengah, Abdul Latief Key berujar, hingga siang ini tak ada kawasan di Masohi yang tergenang air.

“Sampai saat ini kami belum menerima data genangan. Alhamdulillah semua aman dan semoga tidak ada lagi seperti yang kemarin-kemarin,” kata Latif saat dihubungi TribunAmbon, Rabu (27/7/2022).

Berdasarkan pantauan di titik genagan air yang biasa terjadi di Kota Masohi pagi tadi, memang semua dalam kondisi aman.

Baca juga: Sepekan Tak Diangkut, Sampah di Kate-kate Meluber hingga Tepi Jalan

Baca juga: Kapal Cantika Lestari 99 Tujuan Seram Bagian Timur Berangkat Besok, Segini Harga Tiketnya

Seperti kawasan,Apui, Kelurahan Namaelo, kawasan Kali Udang dan juga di kawasan Pahlawan, Kelurahan Namaelo Kota Masohi tak tergenang air.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Amahai sudah mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat diserta angin kencang terhjadi di Maluku Tengah hingga Kamis (28/7/2022) besok.

"Selama tiga hari kedepan kondisi cuaca yang terjadi secara fluktuasi. Curah hujan dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Seram bagian Selatan, Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease,"jelas Frnas.

BMKG juga mengimbau warga di bantaran sungai maupun di daerah daerah rawan tergenang air dan longsor agar tetap berhati-hati.

"Dengan kondisi cuaca dan gelombang sejak hari ini hingga tiga hari kedepan, baik para nelayan yang beraktifitas untuk waspada, selanjutnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya rawan tergenang air, rawan longsor banjir. sebaiknya waspada dan tetap memantau kondisi cuaca yg di keluarkan oleh BMKG,"imbau Frnans. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved