Malteng Hari Ini
dr. Amrollah Latupono Nahkodai IDI Maluku Tengah Periode 2025-2028, ini Pesan Bupati
Kegiatan itu bertemakan “Meneguhkan Peran Profesi dan Solidaritas IDI dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Menuju Maluku Tengah Bangkit”.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi
Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - dr. Amrollah Latupono resmi menahkodai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Maluku Tengah, masa bakti 2025-2028 .
Ia dikukuhkan bersama jajarannya di Baileo Ir Soekarno, Kota Masohi, Jumat (9/8/2025).
Dalam momen pelantikan dan rapat kerja itu di hadiri langsung Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, Sekertaris Daerah Maluku Tengah Rakib Sahubawa, anggota DPRD Maluku Tengah, Ketua IDI Wilayah Maluku dr. M. Saleh Tualeka, pimpinan OPD di lingkup Pemda Maluku Tengah serta pimpinan organisasi profesi.
Kegiatan itu bertemakan “Meneguhkan Peran Profesi dan Solidaritas IDI dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Menuju Maluku Tengah Bangkit”.
Baca juga: Perkuat Sinergitas, Dandim 1503 Tual Harap Media Jadi Mitra Strategis
Baca juga: DPRD Malteng Tinjau Kondisi Fisik Bangunan SDN 75 Malteng, Sejumlah Masalah Ditemukan
Bupati Maluku tengah, Zulkarnain menjelaskan, tantangan dunia kesehatan saat ini semakin kompleks, mulai dari keterbatasan sumber daya, perubahan pola penyakit, hingga tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan yang cepat, adil, dan bermutu.
Oleh karena itu, Bupati Malteng ini berharap keberadaan IDI sebagai organisasi profesi dokter memiliki peran strategis, tidak hanya dalam pembinaan etika dan kompetensi anggotanya, tetapi juga dalam menjaga mutu layanan kesehatan di daerah ini.
"Saya berharap agar IDI Cabang Maluku Tengah dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem kesehatan, mendorong inovasi pelayanan, dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang bermutu," ungkap Zulkarnain.
Zulkarnain menekankan bahwa sebagai organisasi profesi yang memiliki tanggung jawab etis dan moral, IDI harus tetap menjunjung tinggi integritas profesi, dengan fokus utama pada keselamatan dan nyawa pasien.
Dikatakan, jangan sampai pelayanan kesehatan terganggu karena kepentingan-kepentingan eksternal, baik itu bersifat politik, ekonomi, maupun sosial, yang tidak berhubungan langsung dengan tugas mulia seorang dokter.
"Profesi dokter adalah panggilan kemanusiaan. Oleh karena itu, solidaritas sesama dokter, etika pelayanan, dan komitmen terhadap nilai-nilai profesionalisme harus menjadi fondasi yang terus diperkuat. Dengan begitu, IDI akan tetap menjadi organisasi yang terpercaya, dihormati, dan dicintai oleh masyarakat," tegas Zulkarnain.
Tentunya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus berkomitmen untuk membangun sektor kesehatan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia.
"Kita menyadari, pembangunan tidak akan berhasil jika masyarakat tidak sehat. Oleh karena itu, kami membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk IDI, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh," ungkap Zulkarnain.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. M. Saleh Tualeka delegasikan sejumlah hal untuk disuarakan oleh IDI Malteng.
Diantaranya, pemenuhan tenaga dokter, terpenuhinya fasilitas pelayanan kesehatan berupa sarana prasarana, kebutuhan alkes, ketersediaan logistik obat-obatan, dan paling penting ialah kebijakan Pemda terkait alokasi anggaran untuk pembiayaan sektor kesehatan.
Ia menyatakan IDI tidak hanya sebagai mitra daerah, namun harus menjadi mitra yang kontributif.
"Agar bersama Pemda menata arah pembangunan kesehatan yang ada di Kabupaten Maluku Tengah," tukas Dokter Saleh. (*)
| Palang Jalan di Negeri Haya Berhasil Dibuka, Polisi Beberkan Potensi Pidana |
|
|---|
| Dinilai Gagal Jembatani Penetapan Raja Definitif, Dua Legislator Maluku Tengah Disorot |
|
|---|
| Daftar Lengkap KPN dan PJ KPN Baru Dilantik Sekda Maluku Tengah |
|
|---|
| Kepala Pemerintah Negeri dan Sejumlah Penjabat Dilantik, Sekda Malteng Beri Pesan Kerja Dengan Hati |
|
|---|
| Warga Negeri Haya Maluku Tengah Minta Penetapan Raja Definitif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/idi-maluku-tengah1.jpg)