Breaking News:

Ambon Hari Ini

Tersembunyi Diantara Rumah Warga, Ini Sejarah Benteng Middelburg di Negeri Passo Ambon

Benteng Middelburg jarang diketahui oleh masyarakat, termasuk warga Kota Ambon.

Tanita
Benteng Middelburg merupakan salah satu peninggalan Bangsa Portugis yang terletak di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Benteng Middelburg jarang diketahui oleh masyarakat, termasuk warga Kota Ambon.

Padahal, Benteng Middelburg merupakan salah satu peninggalan Bangsa Portugis yang terletak di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Letak Negeri Passo yang strategis membuat Portugis membangun sebuah benteng sekitar tahun 1624.

Di sekitaran Benteng Middelburg pada zaman Portugis juga dibangun sekolah, mengingat salah satu misi kedatangan mereka yakni menyebarkan agama Kristen.

Baca juga: Benteng Middelburg di Negeri Passo Tak Terawat, Rerumputan Tinggi hingga Penuh Sampah

Berdasarkan catatan sejarah, hingga kini belum diketahui perkembangan perkembangan pendidikan dan ke kristenan secara pasti sampai berakhirnya pemerintahan Portugis di Baguala dan Belanda menduduki Ambon.

Setelah Portugis keluar dari Passo, kondisi Benteng Middelburg tak lagi terurus.

Masa Jan Van Gorkum (1625-1628) mulai mendata adanya puing-puing benteng.

Pemerintah Belanda yang saat itu dipimpin Ingenieur Von Wagner mulai merenovasi dan membangun benteng yang terletak di perkampungan warga itu.

Nama Middelburg dibuat bukan pada masa Portugis melainkan saat Robertus Padbrugge memimpin Belanda dan memugarnya.

Robertus Padbrugge memimpin saat pembagian wilayah Ambon dipetakan untuk rentan waktu 1671-1695.

Di benteng tersebut, terukir sebuah prasasti bertuliskan “De Eersten Steen gelegt; Door; Johannes van Vliet; Neve van Den Governeur; Robertus Padbrugge; Den 17de October; A 1686.

Yang artinya, Peletakan batu pertama Middelburg dilakukan pada 17 Oktober  1686 oleh Johannes van Vliet dan Gubernur Robertus Padbrugge.

Middelburg sendiri memiliki arti yaitu sebuah kota di Negeri Kincir Angin (Belanda).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved