Breaking News:

Ambon Hari Ini

Benteng Middelburg di Negeri Passo Tak Terawat, Rerumputan Tinggi hingga Penuh Sampah

Benteng Middelburg yang terletak di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku ini penuh dengan rerumputan.

Tanita
Kondisi Benteng Middelburg di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, Sabtu (23/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kondisi Benteng Middelburg kini semakin tak terawat.

Benteng Middelburg yang terletak di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku ini penuh dengan rerumputan.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (23/7/2022), Benteng Middelburg yang dibangun Bangsa Portugis ini terdapat banyak sampah

Salah seorang warga, Dorthe Persunay mengakui kondisi Benteng Middelburg semakin tak terawat sejak pergantian penjaga benteng.

Baca juga: Tak Terawat, Monumen Patung Siwabessy di Universitas Pattimura Mulai Rusak, Marmer Prasasti Copot

Sebelumnya, benteng tersebut dijaga dan dibersihkan oleh warga yang tinggal bersebelahan dengan benteng.

Setelah penjaga tersebut meninggal dunia, kemudian diganti dengan pegawai yang baru dan bukan warga sekitar.

Penjaga benteng yang baru itu hanya datang dua hingga tiga bulan sekali, tidak setiap saat di lokasi.

"Sebelumnya yang jaga warga sini, itu masih terawat, rerumputan semua dibersihkan, tapi kalau yang baru ini jarang datang. Dua tiga bulan baru datang bersih-bersih, kasih bersih juga seadanya," kata Dorthe Persunay kepada TribunAmbon.com, Sabtu siang.

Lanjutnya, selain kondisi yang tak terawat, kondisi Benteng sudah semakin rusak.

Apalagi saat satu-satunya dinding benteng yang tersisa yakni dinding bagian timur rubuh, sekitar 25 April 2016, membuat bentuk bangunan benteng tak lagi terbentuk.

Hanya tertinggal puing-puing dan 4 pilar yang penuh lumut.

"Antara tahun 2016 atau 2017 dindingnya rubuh kena tembok rumah kami ini, akhirnya benteng sudah tidak berbentuk. Pas rubuh itu kena sumur, dinding rumah kami sebelah kanan ini rubuh semua," jelasnya.

Persunay hanya berharap, Pemerintah lebih memperhatikan dan merawat kondisi benteng tersebut dan tidak dibiarkan begitu saja.

Apalagi saat ini Benteng Middelburg sudah menjadi salah satu cagar budaya tingkat Kota.

Dan sebelumnya hasil Kegiatan Studi Kelayakan Pemugaran Benteng Middelburg di Desa Passo dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Maluku Utara juga menyatakan kondisi benteng sudah memprihatinkan dan butuh penanganan cepat.

"Yang penting semakin diperhatikan, jangan jarang-jarang datang bersih-bersih. Kita yang tinggal sekitar sini cuma bisa bantu bersih-bersih bagian benteng yang sekitaran kita saja," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved