Breaking News:

Terbukti Secara Ilmiah! Orang yang Sering Marah-marah Berumur Lebih Pendek, Ini 4 Alasannya

Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering marah-marah berumur lebih pendek dibanding orang-orang yang jarang marah.

Huffingtonpost
Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering marah-marah berumur lebih pendek dibanding orang-orang yang jarang marah. 

Pertama-tama kenali apa yang menjadi pemicu Anda, dan kemudian cari tahu bagaimana mengubah respons Anda.

Alih-alih kehilangan kesabaran, banyak orang meluangkan waktu untuk secara fisik melepaskan diri dari lingkungan itu (entah pergi ke ruangan lain) atau menghitung mundur.

Yang lain mencoba bernapas dalam-dalam.

Gunakan keterampilan komunikasi yang tegas.

Baca juga: Ini Manfaat Buah Galoba, Bisa Obati HIV/AIDS hingga Kanker, Simak Penjelasannya

3. Kerusakan Sistem Kekebalan Tubuh

Ilustrasi imun
Ilustrasi imun (medgadget.com)

Sakit dan lelah membuat Anda sakit dan lelah.

Ke marahan sebenarnya melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Jika Anda terus-menerus marah, Anda mungkin merasa lebih sering sakit.

Dalam satu penelitian, para ilmuwan Universitas Harvard menemukan bahwa pada orang sehat, hanya mengingat pengalaman marah dari masa lalu mereka menyebabkan penurunan enam jam pada tingkat antibodi imunoglobulin A, garis pertahanan pertama sel terhadap infeksi.

Jika Anda seseorang yang terbiasa marah, lindungi sistem kekebalan tubuh Anda dengan beristirahat.

Orang yang marah sering dikaitkan dengan mereka yang tidak mendapatkan tidur malam yang memuaskan.

Kemudian, komunikasi yang asertif, pemecahan masalah yang efektif, menggunakan humor, atau merestrukturisasi pikiran Anda adalah cara yang baik untuk membalikkan kerutan yang terbalik.

4. Kematian dini

Ke marahan bisa mempersingkat hidup Anda.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved