Breaking News:

Terbukti Secara Ilmiah! Orang yang Sering Marah-marah Berumur Lebih Pendek, Ini 4 Alasannya

Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering marah-marah berumur lebih pendek dibanding orang-orang yang jarang marah.

Huffingtonpost
Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering marah-marah berumur lebih pendek dibanding orang-orang yang jarang marah. 

TRIBUNAMBON.COM - Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang sering marah-marah berumur lebih pendek dibanding orang-orang yang jarang marah.

Semua orang tentu pernah merasa marah pada kondisi-kondisi tertentu.

Ditemukan bahwa wanita lebih sering merasa marah karena orang lain, sementara laki-laki lebih sering marah pada peristiwa.

Terkadang kemarahan bisa baik untuk Anda jika itu ditangani dengan cepat dan diungkapkan dengan cara yang sehat.

Bahkan, kemarahan dapat membantu beberapa orang berpikir lebih rasional, membuat rencana atau bekerja lebih keras.

Baca juga: Manfaat Teh Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Begini Caranya

Namun, kebanyakan dari kita lebih sering mengalami kemarahan yang tidak sehat.

Emosi seperti kemarahan dan permusuhan meningkatkan respons untuk melawan atau menghindari.

Ketika itu terjadi, hormon stres, termasuk adrenalin dan kortisol, mempercepat detak jantung dan pernapasan Anda.

Hal itu dapat memicu beberapa penyakit serius yang berdampak pada kematian.

Berikut TribunAmbon.com rangkumkan dari drfarrahmd.com, penyakit yang dapat disebabkan oleh kemarahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved