Breaking News:

Emas di Gunung Botak

Akhirnya Area Tanah Merah Tambang Emas Gunung Botak Ditertibkan Aparat

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan tambang emas Gunung Botak, Ipda Charles Langitan, membenarkan bahwa lokasi tersebut sudah ditertibkan.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Polres Buru
Tidak ada aktivitas penambangan pasca penertiban di area Tanah Merah, kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI), Gunung Botak, Buru, Maluku, Jumat (3/6/2022) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Aparat kepolisian akhirnya menertiban area Tanah Merah, kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI), Gunung Botak, kabupaten Buru, Maluku, Jumat (3/6/2022).

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan tambang emas Gunung Botak, Ipda Charles Langitan, membenarkan bahwa lokasi tersebut sudah ditertibkan.

"Iya benar, hari ini kita sudah menertibkan aktivitas penambangan di Tanah Merah," kata Langitan saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui whatsapp, pukul 17:50 WIT, Jumat sore.

Langitan mengungkapkan, penertiban itu dilaksanakan pihak kepolisian, yang bertugas di Pos pengaman Gunung Botak.

"Kita melibatkan seluruh personil di Pos pengamanan untuk melaksankan penertiban," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, penertiban itu dilakukan dengan cara humanis, seperti memberikan himbauan untuk mengosongkan lokasi tersebut.

Baca juga: Jadi Terminal Bayangan, Wakil Rakyat Minta Dishub Tempatkan Petugas di Depan Kantor Pelni

Baca juga: Selangkah Lagi Jasa Nakes Covid-19 Dibayar, Tinggal Menunggu Tanda Tangan Murad Ismail

"Kita melaksanakan penertiban dengan cara-cara yang humanis, meminta para penambang untuk memghentikan aktivitas, serta membongkar tenda dan meninggalkan lokasi," jelasnya.

Senada dengan itu, salah satu penambang Sadam (31) mengatakan, bahwa telah dilakukan penertiban sejak pagi tadi.

"Tadi ada penertiban dari pihak keamanan di lokasi Tanah Merah, jadi para penambang sudah meninggalkan lokasi itu," kata Sadam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved