Breaking News:

Maluku Terkini

Hasil Tangkap Nelayan Kurang, Harga Ikan di Masohi Naik Lagi

Padahal sebelumnya, dengan ukuran sedang, ikan yang paling laris diburu pembeli itu dijual per enam sampai tujuh ekor Rp. 20 ribu.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Wa Rukiah, salah satu pedagang ikan di pasar Binaya Masohi, saat di wawancara TribunAmbon, Jumat (20/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Harga ikan di Pasar Binaya, Masohi - Maluku Tengah naik lagi, Jumat (20/5/2022).

Kenaikan harga ikan ini disebabkan kurangnya hasil tangkap nelayan.

Harga ikan Momar naik dari enam ekor Rp. 20 ribu menjadi empat ekor Rp. 20 ribu.

Padahal sebelumnya, dengan ukuran sedang, ikan yang paling laris diburu pembeli itu dijual per enam sampai tujuh ekor Rp. 20 ribu.

Begitu juga dengan Ikan Kawalinya yang sebelumnya Rp.10 ribu per enam ekor, kini naik menjadi Rp. 20 ribu per lima ekornya.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar setempat mengatakan, harga ikan naik akibat arus kencang yang menyebabkan berjurangnya hasil tangkapan nelayan.

Baca juga: 2 Hari di Ambon, Ini Belasan Lokasi yang Digeledah KPK

Baca juga: Bukti Dugaan Penentuaan Nilai Fee Proyek Ditemukan KPK Saat Geledah 2 Dinas di Ambon

"Naik lagi baru hari ini. Arus dilaut kencang to makannya nelayan dapat hasil sedikit," kata Wa Rukia, salah satu penjual.

Lanjutnya, jika pasokan ikan berkurang, maka otomatis harga ikan akan naik agar keuntungan nelayan maupun pedagang ikan tetap terjaga. 

Namun, kondisi itu dikeluhkan konsumen yang merupakan warga setempat karena naiknya harga ikan dua kali lipat dari biasanya dan hal itu sangat membebani perekonomian keluarga.

"Mau biking bagimana terpaksa beli jua dari pada seng ada" kata Beto salah seorang pembeli.(*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved