Breaking News:

Emas di Gunung Botak

Ratusan Tenda Penambang Emas Dibakar Aparat di Gunung Botak

Personil gabungan, terdiri dari 148 anggota Polres Pulau Buru, 10 anggota Kodim 1506/ Namlea dan 2 anggota Subden POM XVI/ 2-2 Namlea.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Salah satu tenda milik penambang dibakar petugas saat penertiban Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, di Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (19/5/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan tenda milik penambang di tambang emas ilegal Gunung Botak, dibongkar dan dibakar aparat gabungan TNI Polri.

Pembakaran saat aparat gabungan menggelar penertiban kawasan tambang, yang berlokasi di Dusun Wamsait, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (19/5/2022).

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, pukul 12:00 WIT, ratusan tenda dibongkar dan dibakar. Kemudian penambang disuruh meninggalkan lokasi.

Penertiban kali ini, sebanyak 160 aparat gabungan dari TNI Polri dikerahkan.

Baca juga: 2 Tahun Menanti, Kadinkes Malah Sebut Angaran Jasa Nakes Covid-19 Telah Hangus Tak Terpakai

Baca juga: Usai Pergantian Pimpinan, Komisi I DPRD Ambon Fokus Tuntaskan Masalah Raja Definitif

Personil gabungan, terdiri dari 148 anggota Polres Pulau Buru, 10 anggota Kodim 1506/ Namlea dan 2 anggota Subden POM XVI/ 2-2 Namlea.

Penertiban itu dipimpin langsung Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Pulau Buru, AKP Uspril W. Futwembun.

Penertiban penambang bukan pertama kali, kerap ditertibkan namun penambang masih saja kembali.

Sebagian besar penambang mengaku, terpaksa menambang untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved