Breaking News:

Warga Tulehu Blokade Jalan

Kejar Keberangkatan Kapal Cepat dan Feri, Calon Penumpang yang Terjebak Macet Terpaksa Naik Ojek

Macet di sepanjang Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah akibatkan warga memilih transportasi alternatif untuk mencapai lokas

Penulis: Salama Picalouhata | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Salma
MALUKU: Warga blokade jalan di kawasan Tulehu, Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (27/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Salma Picalouhata

TRIBUNAMBON.COM - Macet di sepanjang Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah akibatkan warga memilih transportasi alternatif untuk mencapai lokasi tujuan, yakni dengan menumpangi Ojek.

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, Rabu (27/4/2022) para penumpang angkutan umum jalur Ambon – Tulehu yang terjebak macet terpaksa harus turun dan mengambil transportasi alternative ojek.

Hal itu dilakukan karena sebagian besar para penumpang ini mengejar waktu agar tidak ketinggalan kapal dari dua pelabuhan, yakni Tulehu dan Liang.

Baca juga: 4 Poin Demo Masyarakat Adat Negeri Tulehu, Penyelenggaraan Pemilihan Kades Disorot

Diketahui Kapal Feri dari Pelabuhan Tulehu menuju Pelabuhan Ina Marina dijadwalkan berangkat pukul 14.00 WIT.

Sementara Kapal Cepat menuju pelabuhan Amahai akan berangkat pada pukul 16.00 WIT.

Di musim mudik lebaran seperti ini, sudah bisa diprediksikan terjadinya peningkatan jumlah pemudik, terlebih setelah dikeluarkannya ijin mudik pada Idul Fitri 1443 Hijriah tahun ini.

Diberitakan lalu lintas di kawasan Jalan Raya Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah macet sepanjang 1 kilometer, Rabu (27/4/2022).

Pantauan di lapangan pukul 11.20 WIT, kemacetan lalu lintas mengular dari Jembatan Dua Tulehu, hingga ke titik SMA Tulehu dan bermuara di Kantor Camat Salahutu.

Meski saat ini petugas keamanan yang terdiri dari anggota TNI Koramil Salahutu dan Polsek Salahutu telah tiba di lokasi aksi, namun massa enggan membubarkan diri.

Baca juga: Warga Siapkan Pasir dan Semen Tuk Cor Jalan Utama Tulehu - Maluku Tengah

Kemacetan panjang ini berawal dari ratusan masyarakat Adat Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang memblokade jalan utama di kawasan Kantor Camat Salahutu, Rabu.

Massa mulai memadati depan Kantor Camat Salahutu sejak pukul 10.15 WIT.

Para warga adat ini menggunakan material seperti batu, kayu untuk memblokade arus lalu lintas dari Kota Ambon menuju kawasan Pelabuhan Tulehu dan Liang, begitu pun sebaliknya.

Hal itu mengaibatkan tumpukan kendaran dan antrean panjang di kedua sisi jalan tersebut.

Selain memblokade jalan, para demonstran juga terlihat membakar material ban bekas untuk mendukung aksinya.

Dalam orasinya, seorang orator menyampaikan penolakan masyarakat terhadap kebijakan Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua dalam proses pemilihan Raja Tulehu.

“Bahwa upaya pemaksaan kehendak untuk melakukan pemilihan kepala desa Tulehu melalui Panitia Pemilihan Kepala Desa, adalah tindakan semena-mena yang sengaja dilakukan untuk meniadakan hak-hak masyarakat hukum adat yang telah menetapkan Upu Latu Urian Ohorella sebagai Raja Adat Negeri Tulehu,” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved