Breaking News:

Sayangkan Iptu Thomas Tak Minta Maaf usai Tinju Karyawan Alfamidi, Korban Minta Pelaku Ditindak

Korban yang diketahui bernama Daud Manusama (21) itu dianiaya tepat di halaman parkiran saat akan pulang ke rumahnya usai bekerja pada Minggu (17/4).

kolase foto
Kini tinju karyawan Alfamidi, Iptu Thomas, sang oknum perwira polisi di Ambon ternyata juga pernah buat warga lainnya babak belur. OKnum polisi itu diduga kembali membuat onar di kawasan Prigilima, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Minggu (17/4/2022) malam lalu. Kini tinju karyawan Alfamidi, Iptu Thomas, sang oknum perwira polisi di Ambon ternyata juga pernah buat warga lainnya babak belur. OKnum polisi itu diduga kembali membuat onar di kawasan Prigilima, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Minggu (17/4/2022) malam lalu. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Karyawan toko Alfamidi dianiaya Iptu Thomas, sang oknum perwira polisi di Ambon.

Korban yang diketahui bernama Daud Manusama (21) itu dianiaya tepat di halaman parkiran saat akan pulang ke rumahnya usai bekerja pada Minggu (17/4/2022) malam.

Wajah Daud menjadi ‘samsak’ hidup sang mantan petinju itu.

Korban selanjutnya melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Daerah atau SPKT Polda Maluku, pada Selasa (19/4/2022).

Setelah dilaporkan, pihak kepolisian diharapkan transparan dan tegas dalam memproses kasus tersebut.

Dia sangat menyayangkan Iptu Thomas tak minta maaf dan langsung menghilang usai menganiaya dirinya.

"Saya berharap kepolisian bisa menyelesaikan permasalahan ini, ditelpon pun beliau (Keliombar) tidak angkat, karena saya secara pribadi sudah buat laporannya setelah kejadian itu. Saya minta beliau yang memukul saya untuk meminta maaf," ujarnya, Rabu (20/4/2022) sore.

Baca juga: Kini Karyawan Alfamidi, TERNYATA Iptu Thomas Oknum Perwira Polisi Ambon Kerap Buat Warga Babak Belur

Pasalnya, menurut Manusama, tindakan amoral yang dilakukan Keliombar bukan hanya pemukulan kepada dirinya, namun makian Keliombar kepada warga yang menyaksikan pun mencederai citra kepolisian.

"Warga yang nonton pada saat itu, ikut dimaki, dengan mengatasnamakan dirinya polisi, bukan berarti bisa bertindak semena-mena," kata dia.

Diketahui, Manusama mendapat 2 kali bogeman Thomas Keliombar pada dahi dan satu kali tamparan pada pipi kiri.

Hal tersebut dipicu kesalahpahaman saat Keliombar berbelanja pada waktu tutup toko, dan Manusama lupa memberikan satu kantong plastik besar belanjaan Keliombar.

Peristiwa itu terjadi di parkiran Alfamidi kawasan Prigilima, Kota Ambon, Minggu (17/4/2022) malam.

Aksi pemukulan itu juga terekam kamera CCTV. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved