Polresta Ambon
Polresta Ambon Gelar Simulasi Tanggap Quick Respon 110: Skenario Begal hingga Rusuh Massa
Simulasi yang melibatkan seluruh satuan fungsi utama ini digelar di lapangan apel Mapolresta Ambon, Sabtu (01/11/2025).
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease meningkatkan kesiapsiagaan personelnya melalui simulasi komprehensif penanganan panggilan darurat (Quick Respon) Call Center 110.
Simulasi yang melibatkan seluruh satuan fungsi utama ini digelar di lapangan apel Mapolresta Ambon, Sabtu (01/11/2025).
Tujuanya untuk menguji kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme aparat kepolisian dalam merespons berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara real time.
Simulasi tersebut mengerucut pada tiga skenario darurat yang paling sering dihadapi: kecelakaan tunggal (laka tunggal), tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal), dan situasi kontinjensi rusuh massa.
Pelaksanaan simulasi melibatkan sinergi lintas fungsi, yaitu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Samapta, Reskrim, Lalu Lintas, Intelkam, serta perwakilan dari Polsek jajaran.
Baca juga: Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 1 Juta, Diberlakukan 2026 Mendatang
Baca juga: Polemik Pembangunan Laboratorium Forensik Polda Maluku di Passo, Warga Ngaku Beli Sejak 1993
Skenario Laka Tunggal:
Ketika laporan kecelakaan tunggal masuk melalui 110, operator segera meneruskan ke perwira siaga.
Tim gabungan langsung bergerak, dengan Polsek dan Bhabinkamtibmas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bertugas melakukan olah TKP, dan Samapta membantu pengamanan.
Unit Intelkam fokus mengumpulkan data dan informasi, sementara koordinasi dengan ambulans dan petugas medis menjadi prioritas untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Skenario Pembegalan (Curas):
Aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di kawasan padat penduduk direspons cepat.
Setelah laporan 110 diterima, tim gabungan yang mencakup Reskrim, Samapta, dan Polsek diterjunkan.
Fokus utama adalah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kecepatan tim ini menjadi kunci untuk meminimalisir risiko terhadap korban.
Skenario Rusuh Massa:
Skenario paling kontinjensi, yaitu situasi rusuh antara dua kelompok warga, diuji dengan respons berlapis.
Personel Bhabinkamtibmas dan Satsamapta bergerak cepat untuk melerai massa dan melakukan penyekatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/SIMULASI-POLISI-44.jpg)