Breaking News:

Maluku Terkini

Dump Truck dan Ekskavator Dikeraehkan, Sampah di Pasar Tatanggo - Pulau Buru Langsung Bersih

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buru, Dwi Darma Tuankota,

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Andi Papalia
Tumpukan sampah di kawasan Pasar Tatanggo, Namlea, Kabupaten Buru telah dibersihkan, Sabtu (16/4/2022) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Tumpukan sampah di kawasan Pasar Tatanggo, Namlea Kabupaten Buru telah dibersihkan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buru.

Dinas mengerahkan dump truck dan ekskavator untuk membersihkan sampah yang meluber hingga ke bibir jalan.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buru, Dwi Darma Tuankota, sampah telah dibersihkan sejak Jumat (15/4/2022) kemarin.

"Sampah mulai dibersihkan dari kemarin, dan sudah selesai sejak pagi tadi," kata Tuankota saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui whatsapp, Sabtu (16/4/2022) siang.

Dirinya menjelaskan, penumpukan terjadi karena, sampah dibuang begitu saja di depan tempat pembuangan sementara (TPS) oleh masyarakat.

Baca juga: Rajin Mungut Sampah, Kezia Tulalessy Diundang Ketemu Presiden Jokowi

Baca juga: Soal Realisasi Kecamatan Banda Besar, DPRD: Tinggal Penetapan Pansus

"Diharapkan agar sampah dibuang dalam tempat sampah yang telah disediakan, dan sampah jenis rumah tangga saja yang diperbolehkan dibuang di bak sampah tersebut," jelasnya.

Menurutnya, volume sampah pasar Tatanggo setiap harinya cukup banyak, sehingga untuk mengantisipasinya, DLH akan menyiapkan alat berat, khusus untuk sampah pasar Tatanggo.

"Alat berat digunakan karena lokasi tempat sampah yang luas, sehingga olah gerak alat berat bisa leluasa untuk angkut penumpukan sampah di Pasar Tatanggo," ujar Tuankota.

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, pukul 13:00 WIT kawasan tersebut telah bebas sampah.

Warga yang melintasi kawasan tersebut sudah tidak lagi menutup hidung. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved