Breaking News:

Narkoba di Maluku

Ditangkap di Depan Warung Bakso, Warga Waihaong – Ambon Ini Dituntut 7 Tahun Penjara

Terdakwa Sulistian dituntut tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Grafis TribunAmbon.com, Juna Putuhena
Ilustrasi kasus narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Narkotika kembali menjerat pemudi Kota Ambon ke meja persidangan.

Kali ini, Warga Waihaong, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sulistian Rojak (25).

Terdakwa Sulistian dituntut tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan.

Pasalnya kedapatan memiliki narkoba jenis sabu yang disimpan dalam kemasan makanan ringan.

Baca juga: Ini Tarif Baru Pelabuhan Ferry di Maluku, Berlaku 1 April 2022

Baca juga: Pasca Musdalub Hanura Maluku, Ketua Umum Oeman Sapta Odang Bakal Digugat

“Memohon Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 7 tahun penjara dikurangi penahanan sementara, dan denda sebesar Rp 800 juta subsider tiga bulan penjara,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Secretchill Pentury saat sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (21/3/2022).

JPU menilai terdakwa Sulistian terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat (1) Undangundang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

JPU menimbang hal yang memberatkan tuntutan terhadap terdakwa yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas tindak pidana narkotika.

Sementara hal meringankan yakni terdakwa belum pernah dihukum, mengakui terus terang perbuatannya serta menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi lagi.

Sebelumnya, terdakwa ditangkap anggota kepolisian Ditresnarkoba Polda Maluku di Depan Warung Bakso, Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, pukul 21.05 WIT pada Selasa 05 Oktober 2021 lalu.

Dari hasil pengamanan terdakwa, ditemukan satu paket Narkotika Golongan I jenis sabu dikemas menggunakan plastik klem bening dalam kemasan makanan ringan.

Usai mendengar tuntutan JPU, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan terdakwa. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved