Breaking News:

Bentrok di Pulau Haruku

Amir Rumra Nilai Pemerintah Lambat Tangani Bentrok Warga di Pulau Haruku

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra menilai kinerja pemerintah lambat dalam menangani masalah bentrok warga Negeri Pelauw, Dusun Ori dan Desa Kariu

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Mesya Marasabessy
Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra menilai kinerja pemerintah lambat dalam menangani masalah bentrok warga Negeri Pelauw, Dusun Ori dan Desa Kariu, Pulau Haruku, Maluku Tengah.

“Pemerintah selalu lambat menangani masalah seperti ini. Lambat meresponi surat yang dilayangkan masyarakat, proses hukum juga lambat mengakibatkan peristiwa akhirnya terjadi seperti ini,” kata Amir Rumra.

Akibat keterlambatan pemerintah dalam merespon permasalahan yang dialami masyarakat.
Alhasil, dampak dari kejadian bentrok antar warga itu pun menjadi besar.

Ratusan rumah terbakar, orang luka-luka dan bahkan memakan korban jiwa.

“Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah (Malteng) seharusnya jangan diam-diam saja. Saya menyesal juga kalau untuk masalah ini bupati bilang tidak ada uang, gubernur bilang tidak ada uang, itu bahaya,” ungkapnya.

Baca juga: Amir Rumra Minta Pangdam dan Kapolda Maluku Turut Andil Selesaikan Masalah Pengungsi Pelauw

Baca juga: Dinilai Efektif Cegah Penyebaran Covid-19, Wakil Rakyat Minta Satgas Kembali Gelar Operasi Yustisi

“Bahkan tak hanya untuk masalah Ori-Kariuw, beberapa masalah lainnya memang selalu lambat ditangani pemerintah,” tandas Amir.

Diketahui, dalam pertikaian warga Ori-Kariu, sebanyak 211 unit rumah warga Kariu alami kerusakan pasca bentrok dua desa di Pulau Haruku, Maluku Tengah, Selasa (25/1/2022).

Berdasarkan data Polda Maluku, 183 di antaranya alami rusak berat dan 28 lainnya rusak ringan.

Salain itu, tiga orang lainnya menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved