Breaking News:

Penembakan Tamilouw

Kronologi Bentrok Polisi dan Warga di Tamilouw Ada 2 Versi, DPRD Bingung

Pihak kepolisian telah merilis kasus tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian. Namun, kronologi tersebut berbeda dengan warga.

Mesya
Komisi I DPRD Maluku menepati janji menghadirkan Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri dan Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi di Baileo Karang Panjang Ambon,Kamis (9/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga di Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah terlibat bentrok dengan polisi, Selasa (7/12/2021) pagi.

Akibatnya, tujuh anggota Polres Maluku Tengah dan 18 warga luka terkena tembakan peluru karet.

Sementara empat mobil milik Polres Maluku Tengah juga rusak.

Pihak kepolisian telah merilis kasus tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian.

Namun, kronologi tersebut berbeda dengan kronologi yang disampaikan oleh warga.

Bahkan, kronologinya tetap berbeda saat Komisi I DPRD Maluku menepati janji menghadirkan Kapolda Maluku, Irjen Pol Refdi Andri dan Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi di Baileo Karang Panjang Ambon,Kamis (9/12/2021).

Dalam rapat, pihak kepolisian dan masyarakat hanya kembali menjelaskan kronologis kejadian dengan versi yang berbeda.

Hal ini membuat wakil rakyat akhirnya kebingungan sehingga akan melanjutkannya ke pimpinan DPRD.

“Dengan kronologis yang kami dapat dari polisi dan warga nanti kami akan teruskan ke pimpinan DPRD,” kata Amir Rumra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved