Breaking News:

Adu Jotos TNI Polri

Sosiolog Unpatti Sebut Adu Jotos TNI vs Polri Berdampak Ketidakpercayaan Publik

Sosiolog Universitas Pattimura (Unpatti) Paulus Koritelu pun turut berkomentar kejadian yang viral sejak Rabu (24/11/2021) sore itu.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Sosiolog Unpatti, Paulus Koritelu 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Soal adu jotos antara TNI Vs Polri di Kota Ambon tengah menjadi perbincangan khalayak ramai.

Sosiolog Universitas Pattimura (Unpatti) Paulus Koritelu pun turut berkomentar kejadian yang viral sejak Rabu (24/11/2021) sore itu.

"Ada sebuah keinginan dari masyarakat terhadap integritas TNI/POLRI, itu merupakan sebuah PR besar bagi kedua institusi tersebut untuk memperlihatkan kecemerlangan dan kepiawaian mereka dalam pelayanan publik," ujar Koritelu saat ditemui TribunAmbon.com di Gedung Fisip Unpatti, Kamis (25/11/2021) siang.

Ia melanjutkan, kejadian yang tengah viral itu akan memberikan dampak yang tidak menguntungkan bagi kedua institusi yang bersangkutan.

"Sekalipun ada alasan rasional bahwa yang melakukan hal tersebut merupakan oknum, namun masyarakat sudah terlanjur menilai, sepak terjang anggota TNI/POLRI tersebut tentu merepsentasikan keberadaan institusi dalam tugas-tugas pokoknya," jelasnya.

Baca juga: Jadwal Pertandingan Futsal Nasdem Cup, Kamis 25 November 2021

Baca juga: Adu Jotos 2 Polisi VS Provost TNI Berakhir Damai di Markas POM Kodam XVI Pattimura

Menurutnya, hal tersebut tentunya berdampak pada kepercayaan publik Kota Ambon dalam menilai kedua Institusi tersebut.

"Meskipun peristiwa adu jotos itu sifatnya kasuistik, namun sangat berdampak pada kepercayaan publik di Kota Ambon. Apalagi jika melihat pengalaman kita di Ambon dari segi Individu maupun kolektif," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, beredar rekaman video yang menunjukkan dua oknum anggota Polri terlibat baku hantam dengan seorang anggota TNI di Muluku viral di media sosial.

Ternyata, perkelahian itu dipicu ada masyarakat yang tidak terima ditilang.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Insiden perkelahian itu terjadi di Pos Lalu Lintas Mutiara Mardika, Ambon sekitar pukul 16.00 WIT.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved