Selasa, 9 Juni 2026

Jalan-Jalan ke Tulehu, Negeri Sepak Bola Indonesia

Secara konsisten dalam 50 tahun terakhir, Negeri atau kampung ini secara konsisten menyumbang pesepakbola kualifikasi regional, nasional, bahkan inter

Tayang:
Ode Dedy Azis
Tim TribunAmbon.com saat berkunjung ke Kampung Sepak Bola , Tulehu, Maluku Tengah. 

Laga itu mempertemukan PS Tulehu Putra junior dengan PS Mandiri Liang, team junior dari kampung tetangga.

Rachel mengaku merasa lebih hidup jika mendengar anak asuhannya dibidik klub level kabupaten, provinsi dan klub profesional liga II dan Liga I Indonesia.

“Kalau kita mau hiburan yang ke pinggir lapangan ini,” kata Aminah (38), pemilik kedai kopi di sebelah barat kuburan dan lapangan Matawaru.

Tulehu sepertinya ditakdirkan jadi negeri bola kaki.

Di desa pesisir antara Selat Haruku, Saparua dan Pulau Seram, Maluku Tengah ini, kaki dan bola adalah hidup hingga mati.

Anak lelaki di usia tujuh hari, langsung injak rumput kuda.

Itu aqiqah ala Negeri Sepak Bola.

Hajatannya usai ritual potong ujung rambut.

Rumput padat dari lapagan dicuci bersih. Air dari kepala air Wailatu. Rumput masuk baskom.

Saat kedua kaki balita direndam, ritual tua itu rampung.

“kata nenek-nenek kami, rumput kuda itu tak ada matinya, dan bisa tumbuh di mana saja,” kata Syam Tuasalamony, kepada TribunAmbon.com, Jumat (5/11/2021).

Warganya dimakamkan hanya 5 meter dari lapangan sepak bola.

Kematian (laiknya) dan kehidupan di Selat Haruku dan Saparua ini mereka persiapkan.

Semua untuk kehormatan dan sepakbola.

Hidangan makan malam hajat rakyatnya adalah Morea (Muraenidae C). Ini belut raksasa licin khas muara Gunung Salahutu.

Tulehu adalah salah satu habitat belut air payau. Lahir laut, cari mangsa di anak sungai.

Kolam Morea di kepala air sungai jernih Tulehu adalah obyek wisata penghasil ‘devisa desa’. Saban akhir pekan, ratusan pendatang dari Ambon bergembira di sini.

Di sekitar desa ini ada 7 klub bola.

Tiga diantaranya adalah klub turunan beda usia dari Tulehu Putra.

Saban habis Ashar, liga cilik digelar hingga tahrir Magrib. Itu tiap hari.

Di hari ketiga Ramadan ada liga sepak bola unik dan menantang.

Mainnya 2 jam jelang buka puasa.

Pesertanya harus sahur dan puasa.

Bukan soto dan ketupat, “jamuan” Lebarannya adalah main bola.

Pesertanya ‘Tulehu All Stars Legend di lapangan Matawaru.

Lebaran adalah salah satu momen lapangan kamoung Matawaru di sisi tenggara Mapolsek Salahutuh, penuh dengan penonton.

Ada puluhan pemain sepak bola asal Tulehu yang mengukir sukses di luar, saban Lebaran kembali ke Tanah Tulehu.

Sebutlah misalnnya, pemain era 1980an hingga 2000-an.

Sebut saja Tony Tanamal, Hamsa Lesataluhu , Sammy Pieterz, Reynold Pieterz, Aji Lestaluhu
Ibrahim Lestaluhu, Chairil ‘Pace’ Anwar, Rachel Tuasalamony. Dedi Umarella dan Imran Nahumarury, Sani Tawainella (43) dan Jacob Sihasale, Nicky Putiray dan saudaranya Rocky Putiray, adalah pemain yang ditempah di lapangan kampung Tulehu.

Kemudian di era 2000-an Ramdani Lestaluhu (Persija), Anan Migraf Lestaluhu (Persija), Hasyim Kipuw (PSM), Ridwan Tawainella (PSM Makassar ), Rizky Pellu (PSM Makassar), Abduh Lestaluhu (Persija, Persikabo), Jais Lestaluhu (eks Persik Kediri), Lutfi Lestaluhu (eks Persikabo Bogor), Ricky Ohorella (Arema), Hendra Adi Bayauw (Mitra Kukar), Manahati Lestusen (Buru), Alfin Lestaluhu, Aji Lestaluhu, Hafid Lestaluhu (Bandung United) dan Arafat Lestaluhu (Persikad Depok).

Ricky Ohorella (Arema), Hendra Adi Bayauw (Mitra Kukar), Abduh Lestaluhu (PS Tira), Rizky Pellu (PSM Makassar) atau Alfin Farhan Tuasalamony (Madura United).

Pejabat Negeri Tulehu, Hasan R. Lestaluhu, menyebut Negeri Tulehu dicanangkan sebagai Kampung Sepak Bola sejak 14 Februari 2012 oleh PSSI dan juga Kemenpora RI.

Menurut Hasan,  terdapat pula bantuan anggaran sebesar Rp 200 juta dari AIA, salah satu sponsor dari klub sepak bola asal Inggris, Tottenham Hotspur.

Dana itu ditujukan untuk mengelola Stadion Matawaru di Tulehu.(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved