Ambon Hari Ini
Bayar Angkot Pakai Barcode, Yusuf Wally; Boleh Jadi Upaya Ambon Menuju Smart City
Meski begitu, setelah penerapan, pemerintah kota harus terus mengevaluasi untuk mengetahui capain program tersebut.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally menilai kebijakan pembayaran tarif angkot menggunakan barcode menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menuju Smart City.
Meski begitu, setelah penerapan, pemerintah kota harus terus mengevaluasi untuk mengetahui capain program tersebut.
Selanjutnya memberikan solusi agar target bisa terpenuhi dalam rangka program Smart City.
“Dari kebutuhan yang ada kita tidak hanya mencari sensasi dengan Smart City tetapi kita harus bisa mengevaluasi bagaimana penggunaan barcode di Kota Ambon. Berapa banyak masyarakat yang bisa mengaplikasikan kebijakan itu dan berapa banyak yang tidak mampu,” ungkapnya, Selasa (2/11/2021).
Dia pun mengingatkan kebijakan baru itu harus digunakan sepenuhnya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Baca juga: Yusuf Wally: Pemkot Harus Segera Akomodir Janji Ahok Bangun SPBU Khusus Nelayan di Ambon
Baca juga: Lestaluhu; Sudah Ada 10 Tim Mendaftar Soeratin Cup Maluku 2021
“Dengan kebijakan barcode ini adalah salah satu upaya Pemkot Ambon dalam menuju Smart City tapi jangan sampai Pemkot mau mengambil keuntungan dari kebijakan ini,” kata Yusuf.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Ambon telah meluncurkan pembayaran tarif angkot menggunakan aplikasi QR Code, Jumat (29/10/2021) lalu.
Sejak Sabtu (30/10/2021) kemarin, lima angkutan kota (Angkot) di Kota Ambon telah terpasang QR Code guna uji coba pembayaran tarif non tunai pada transportasi umum.
“Barcode sudah terpasang di beberapa angkutan umum, teristimewa trayek di Ahuru dan Poka dan baru uji coba, sekitar 4 dan 5 angkot,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette, Sabtu (30/10/2021). (*)