Breaking News:

Maluku Terkini

Pernikahan Dini Siswa di Buru Selatan Akhirnya Dibatalkan, Ini Kata Orang Tuanya

Hal itu dibenarkan Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Buru Selatan, Amboitan Karate, selaku ayah kandung dari siswi berinisial NK.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Pernikahan di bawah umur seorang siswi SMP di Kabupaten Buru Selatan akhirnya dibatalkan setelah dilakukan mediasi.

Hal itu dibenarkan Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Buru Selatan, Amboitan Karate, selaku ayah kandung dari siswi berinisial NK.

"Iya itu betul, pembatalan itu melalui mediasi antara beberapa pihak, dan akhirnya disepakati," kata Karate kepada TribunAmbon.com, saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (13/10/2021) sore.

Menurutnya, pembatalan dilakukan mengingat aturan hukum melarang demikian.

"Masalah ini sudah mencuat ke publik, dan kita mengalah demi hukum, taat asas, jadi kita semua legowo, kita terima semua demi kebaikan bersama, maka kita batalkan pernikahan," lanjutnya.

Dia menjelaskan, pembatalan itu dibuat secara tertulis, melalui surat dan ditanda tangani sejumlah pihak.

Diantaranya, perwakilan pemerintah daerah, pihak sekolah dan Majelis Ulama Indonesia.

Baca juga: Pihak Sekolah Minta Pemda Bentuk Tim Investigasi Selidiki Kasus Pernikahan Dini di Buru Selatan

Baca juga: Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Maruf Amin; Anggaran Bukan Hal Utama, Tepat Sasaran Lebih Penting

"Pembatalan itu dilakukan di daerah saja, kebetulan kemarin sudah dimediasi oleh Pemerintah Daerah, melalui kerjasama dengan Badan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Bagian Sosial Pendampingan Anak, Dinas PK, Kesra, Bagian Hukum, MUI dan Pihak Sekolah," jelasnya

Dia menyebutkan, pembatalan sejak Selasa (12/10/2021) kemarin.

"Sebenarnya pembatalan dari kemarin, cuman ada beberapa teman-teman belum hadir, maka hari ini baru bisa, dan surat pernyataan itu sudah dibuat sejak tanggal 7 Oktober, namun ada yang belum tanda tangan, hari ini baru semua tanda tangan surat tersebut," ujarnya.

Diberitakan, rencana pernikahan dini siswi SMP Negeri 1 Namrole itu seketika viral di media sosial setelah teman sekolah dan para guru menggelar aksi protes menyikapi pernikahan itu.

NK yang baru menginjakan kaki di bangku kelas III SMP dinikahkan orang tuanya dengan seorang ustad asal Tangerang Selatan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved