Breaking News:

Narkoba di Maluku

Miliki 8 Paket Narkotika, Kilian Terancam 8 Tahun Penjara

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum Kejari Ambon, Lilia Heluth dalam persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (13/10/2021) sore.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Grafis TribunAmbon.com, Juna Putuhena
Ilustrasi kasus narkoba 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Terdakwa Pati Umar Kilian (19) dituntut delapan tahun penjara karena kedapatan memiliki, menyimpan atau membawa narkotika golongan satu bukan tanaman jenis sabu sebanyak delapan paket.

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum Kejari Ambon, Lilia Heluth dalam persidangan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (13/10/2021) sore.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," kata JPU dihadapan dipimpin ketua majelis hakim PN setempat, Rahmat Selang dan terdakwa didampingi penasihat hukum, Robert Lesnussa.

Tak hanya pidana badan, terdakwa diminta untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar subsbider enam bulan kurungan.

Baca juga: Sidang Korupsi Taman Kota KKT-Maluku, Saksi Ungkap Perbedaan Kualitas Paving Blok

Baca juga: Minduchri Koedoeboen Yakin Dapat Dukungan Penuh Maju Pilkada 2024

Dalam amar tuntutannya, JPU menyebutkan hal yang memberatkan tuntutannya yakni karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika.

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya, terdakwa masih muda dan belum pernah dihukum.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa.

Terdakwa Pati Umar ditahan aparat Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sesuai surat perintah penangkapan nomor SP.Kap/31/VI/ 2021/Sat Resnarkoba pada tanggal 21 Juni 2021.

Terdakwa ditangkap dengan barang bukti berupa Tembakau Sintesis yang dibungkus dalam Sembilan lipatan kertas nasi. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved