Breaking News:

Maluku Terkini

Harga Cabai di Pasar Langgur Turun, Sekarang Sentuh Rp. 30 Ribu Per Kilo, Pedagang Meradang

Panen cabai melimpah membuat harganya turun drastis di Maluku Tenggara.

Penulis: Risman Serang | Editor: Salama Picalouhata
Risman Serang
Pedagang cabai di Pasar Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. 

Maida berharap harganya kembali normal. Pasalnya stok melimpah justru membuatnya rugi.

Dia mengaku, saking banyaknya hingga susah dijual. "Jadinya busuk dan dibuang," kata dia. (*)

Harga Cabai Anjlok di Daerah Lainnya

Harga cabai bukan hanya mengalami penurunan di Pasar Langgur.

Seperti diberitakaan, penurunan harrga cabai juga terjadi di Pasar Tradisional Maren, Kota Tual, Maluku.

Harganya turun drastis jadi Rp.28 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu per kilo.

Dan harga cabai keriting sendiri menjadi Rp 13 ribu perkilo dari sebelumnya yakni, Rp 50 ribu perkilonya.

"Sudah dua minggu terakhir ini, harga cabai di pasar turun, hingga Rp 28 ribu perkilo gram," ujar pedagang cabai, Mas Wahid (37), saat ditemui TribunAmbon.com, Senin (27/9/2021) siang.

Menurut Wahid, ada beberapa faktor yang menyebabkan merosotnya harga cabai di Kota Tual.

Penyebab utamanya adalah panen seretak yang terjadi dari petani lokal maupun dari Ambon.

"Harga begini, bisa turun karena banjir panen di Kota Tual, selain itu dikirim dari Ambon dan Surabaya juga murah," ujarnya.

Sehingga ucapnya, pasokan cabai ke pasar induk dan pasar tradisional melimpah.

Penyebab lainnya adalah efek dari penerapan PPKM dengan segala pembatasannya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved