Breaking News:

Ambon Hari Ini

Oknum Ditlantas Polda Maluku yang Bentak Warga Akhirnya Minta Maaf

Permintaan maaf dilakukan sehubungan dengan sikap Aipda RL yang berkata kasar kepada LF saat hendak mengikuti vaksinasi masal di Lapangan Tahapary Ta

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Markas Polda Maluku, Sabtu (25/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  Oknum anggota Ditlantas Polda Maluku berinisial RL akhirnya meminta maaf kepada warga, LF di Markas Polda (Mapolda) Maluku, Sabtu (25/9/2021) siang.

Permintaan maaf sehubungan sikap Aipda RL atas perkataan kasar kepada LF saat hendak mengikuti vaksinasi masal di Lapangan Tahapary Tantui, Sabtu pagi.

“Ade kalau kaka salah, kaka minta maaf ya,” kata Aipda RL saat mediasi dengan pelapor di Mapolda, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Sementara itu, anggota Provos Polda Maluku, Ipda Rahman saat dikonfirmasi TribunAmbon.com mengatakan, LF mendatangi Polda Maluku untuk melaporkan sikap RL yang dinilai tidak etis.

Atas pelaporan itu, digelar mediasi sebagai tahapan awal usai pelaporan.

Dan Aipda RL telah meminta maaf kepada pelapor saat mediasi berlangsung.

Dia berharap, oknum polisi tersebut tidak melakukan kesalahan yang sama dan menjadi contoh yang baik dalam melayani masyarakat.

“Kita sudah memediasi korban dan terlapor dan korban juga sudah memaafkan terlapor. Namun kita harap terlapor tidak mengulangi kesalahannya,” kata Ipda Rahman.

Sementara itu, korban mengatakan masih enggan memaafkan oknum polisi itu lantaran dia menilai RL tak tulus minta maaf.

Baca juga: Bentak Warga Saat akan Ikut Vaksinasi Masal, Oknum Anggota Ditlantas Polda Maluku Dipolisikan

Baca juga: Takut PON XX Papua Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Acaranya Dipastikan Digelar dengan Prokes Ketat

Namun, karena rasa iba dan keluarganya pun tak ingin memperpanjang masalah.

LF berharap, oknum polisi itu betul-betul merubah sikapnya dan tidak pilih kasih serta tulus melayani masyarakat.

“Cara permintaan maafnya tadi ngeyel, namun saya dan keluarga tidak mau memperpanjang masalah. Saya Cuma ingin Pak polisi itu minta maaf dengan tulus, itu saja. Saya tidak ingin kejadian yang sama terjadi pada warga masyarakat lainnya,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, LF mempolisikan RL lantaran melakukan sikap tidak menyenangkan.

RL disebut membentak LF yang hendak mengikuti vaksinasi masal di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved