Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Richard Louhanapessy; Belum Vaksinasi Covid-19, Guru di Ambon Dilarang Mengajar saat PTM Berlangsung

Dia menyebutkan, kebijakan PTM yang diambil telah melalui proses diskusi dengan pihak terkait di Kota Ambon dan telah disetujui bersama. 

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Suka Cita Siswa SD di Masohi saat memulai Sekolah Tatap Muka di ruang kelas. Masohi, Senin (6/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy akan melarang keras tenaga pengajar yang belum divaksin untuk terlibat saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung. 

Dia menyebutkan, kebijakan itu diambil karena orang tua akan menyalahkan pihaknya, terutama pihak sekolah jika ditemukan ada tenaga pengajar yang terpapar Covid-19 dan menularkan nya kepada para siswa.

"Guru juga harus divaksin juga agar proses PTM bisa berlangsung dengan baik," ungkap Louhenapessy saat memberikan keterangan pers di ruang Aula Vlisingen, Lantai 2 Balai Kota Ambon, Selasa (21/9/2021) Siang.

Dia menyebutkan, kebijakan PTM yang diambil telah melalui proses diskusi dengan pihak terkait di Kota Ambon dan telah disetujui bersama. 

PTM ini masih diuji coba pada tingkat SMP. 

Jika dalam kajiannya uji coba ini berjalan aman, maka akan dilanjutkan ke level SD. 

"Kita uji coba dulu di SMP apabila berhasil kita lanjut lagi PTM di sekolah dasar," terangnya.

Untuk itu Louhenapessy berharap, bagi sekolah yang ingin melakukan tatap muka haruslah memenuhi target dengan cara mendatangi gerai vaksinasi yang sudah disiapakan.

"Rabu besok kita akan buka lagi vaksinasi tahap tiga di lapangan Merdeka Kota Ambon, kita harap siswa-siswi para pengajar bisa datang ke gerai tersebut," tandasnya.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved