Breaking News:

Ambon Terkini

Julius Toisutta; Saya Minta Dengan Tegas, Wali Kota Ambon Harus Segera Buka Pembelajaran Tatap Muka

Anggota DPRD Kota Ambon Fraksi Demokrat, Julius Toisutta meminta Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy untuk segera membuka Pembelajaran Tatap Muka (P

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Suka Cita Siswa SD di Masohi saat memulai Sekolah Tatap Muka di ruang kelas. Masohi, Senin (6/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota DPRD Kota Ambon Fraksi Demokrat, Julius Toisutta meminta Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy untuk segera membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Saya minta dengan tegas untuk Wali Kota harus membuka pendidikan tatap muka. Itu tegas kami minta dari Partai Demokrat,” kata Julius Toisutta kepada wartawan, Jumat (17/9/2021) pagi.

Ia menerangkan, vaksinasi anak di Kota Ambon sudah dilakukan yang tentunya sudah dapat membentuk kekebalan kelompok untuk para anak didik ini bisa terlindungi dari pandemi Covid-19.

Sehingga, tidak ada lagi alasan untuk menunda pelaksanaan pendidikan secara tatap muka.

“Ini kan vaksin sudah dilakukan sebagian besar untuk anak-anak, tapi kenapa belum ada dorongan untuk proses belajar tatap muka?” ungkapnya.

Di kota lain, lanjutnya, sebagian besar sudah ada pelaksanaan PTM, sementara di Kota Ambon belum ada dorongan sama sekali.

Baca juga: Ambon Zona Kuning, Julius Minta Pemkot Evaluasi Kebijakan PPKM Level 3 di Ambon

“Cuma kalau bisa itu lebih dibuka ruang diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ada aktivitas lanjutkan apalagi terkait dengan pendidikan tatap muka. Karena hampir semua daerah sudah lakukan itu kenapa Kota Ambon belum,” tuturnya.

Lanjutnya, Kota Ambon saja sudah berada di zona kuning atau dengan resiko rendah dalam peta resiko penyebaran Covid-19 di Maluku per 22 Agustus 2021 lalu hingga sekarang.

Otomatis, pelaksanaan pendidikan tatap muka sebenarnya sudah harus dilakukan yang penting dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

“Bisa pakai masker, sebelum masuk kelas cuci tangan, dan bahkan bisa pakai sistem shift supaya menghindari kerumuman. Yang penting guru bisa langsung mengajarkan anak-anak secara langsung supaya lebih paham,” pintanya.

“Sampai kapan kita harus tetap dengan pendidikan online ini. Jadi kami minta tolong lah segera buka pendidikan tatap muka,” tandas Julius.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved