Maluku Terkini
Dorong Peningkatan Mutu Rempah Unggulan Maluku, Leiwakabessy Usulkan Buat Regulasi
ibuatkan regulasi khusus untuk mengawasi produksi hingga distribusi dinilai perlu untuk meningkatkan mutu hasil.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Ketua Asosiasi Petani Pala Maluku, Leonard Leiwakabessy meminta pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan mutu rempah-rempah andalan Maluku, seperti cengkih dan pala.
Dibuatkan regulasi khusus untuk mengawasi produksi hingga distribusi dinilai perlu untuk meningkatkan mutu hasil.
Hal itu diutarakan Leiwakabessy saat bincang Ekspor di Gedung Keuangan Negara, Jl. Pattimura, Sirimau, Kota Ambon, Jum'at (27/8/2021) pagi.
"Regulasi pemerintah harus jelas agar mutunya meningkat," kata Leiwakabessy, Jumat.
Baca juga: Jadwal SKD CPNS Kota Ambon dan Pembagian Sesinya, Cek Daftar Nama 1478 Pesertanya di Sini
Baca juga: Soal Listrik Pasar Apung, PLN Ambon; Hari Ini Kita Rapat
Menurutnya, dengan kebijakan dan pengawasan yang tepat dari pemerintah maka petani juga akan dapat menghasilkan pala yang berkualitas.
Perlunya pengawasan terhadap kerja petani agar langkah-langkah yang diambil sesuai prosedur dan bisa menghasilkan mutu dan kualitas baik.
"Ekspor itu kita bicara mutu sehingga perlu ditingkatkan," tandasnya
Dia melihat saat ini banyak daerah di luar Maluku yang melakukan penanaman benih pala untuk diekspor.
Hal itu menjadi lampu merah bagi pemerintah Maluku.
Pasalnya, Maluku harusnya bisa melakukan ekspor pala dan rempah lainnya dengan kualitas yang bagus dibanding daerah lain.
Dikarenakan, rempah hasil bumi terbaik di Indonesia hanya ada di Maluku saja dan sudah mendapat pengakuan dari berbagai negara di dunia. (*)