Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Mau Harap Sapa?

Ini diucapkan karena sering kita "tanggong susah sandiri" (=menanggung kesusahan sendiri).

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Tiang Rumah 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM -  "Mau harap sapa?" (=Mau berharap kepada siapa?) Ungkapan ini sudah biasa kita dengar ketika "dalang susah pun sanang" (=dalam susah atau pun senang).

Ini diucapkan karena sering kita "tanggong susah sandiri" (=menanggung kesusahan sendiri).

Ungkapan ini sering "par kas inga hidop basudara" (=mengingatkan pentingnya hidup bersaudara).

Ada banyak kondisi yang menjadi semacam konteks makna ungkapan ini, semisal:

Satu: "mau hidop kapala batu, turut sanang sandiri, la tar meku basudara cuma tagal hal bodo-bodo" (=mau keras kepala, mengikuti kesenangan sendiri, tidak mau peduli kepada saudara hanya karena hal sepele).

"Bagitu tatumbu susah, mau harap sapa?" (=Begitu mengalami kesusahan, mau berharap pada siapa?).

Baca juga: Kuti Kata; Kukis Pisang Paskali

Baca juga: Kuti Kata; Jang Pawela

"Orang tuh orang sa, sudara tuh biar busu-busu sudara jua" (=orang ua tetap orang, tetapi saudara, jelek-jelek tetap saudara).

"Mau kuat tahang Kapala batu brapa lama? Mau manyangkal kandong? Dosa. Tagal itu, bale la pi cari sudara sana.

Jang tahang deng ton bodo tuh" (=sampai kapan mau tetap keras kepala? Mau menyangkal kandungan mama? Berdosa. Karena itu kembalilah kepada saudaramu. Jangan tinggal dengan kelakuan bodoh).

Dua: "dalang susah nih sondor ada yang meku par sadiki lai" (=dalam susah, tidak ada orang yang peduli sedikit pun).

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved