Breaking News:

Ambon Terkini

Sebulan Direlokasi ke Pasar Apung, Ratusan Lapak Masih Tutup karena Belum Ada Aliran Listrik

Sebulan sudah direlokasikan ke Pasar Apung Mardika, namun pedagang belum juga membuka lapaknya dikarenakan tidak ada aliran listrik. 

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Ridwan
AMBON: Sejumlah lapak di Pasar Apung Mardika masih tertutup karena kendala listrik, Kamis (29/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebulan sudah direlokasikan ke Pasar Apung Mardika, namun pedagang belum juga membuka lapaknya dikarenakan tidak ada aliran listrik

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, hanya ada sekitar 15 lapak yang buka, itupun rata-rata berjualan aksesoris handphone.

Menurut pedagang di sana, tanpa aliran listrik mereka tidak mungkin bisa berjualan karena kondisi yang gelap.

"Listrik tidak ada, semuanya jadi tanggung jawab kita," kata Ida, salah satu pedagang pakaian kepada TribunAmbon.com, Kamis (29/7/2021).

Lanjutnya, dia dan beberapa rekan sesama pedagang sudah mengunjungi PLN dan mengurus sendiri pemasangan listrik.

Namun, mereka masih harus menunggu karena PLN memberikan syarat minimal 60 meteran baru bisa dilakukan pemasangan sekaligus.

Dia mengakui mengajukan pemasangan instalasi listrik sebesar 900 Watt dengan biaya Rp. 1,2 juta rupiah.

"Sudah sebulan belum jualan, tidak ada pemasukan," keluhnya

Dia mengatakan, sudah mengeluarkan banyak uang namun belum mendapatkan pemasukan sama sekali karena belum buka.

Belum lagi biaya renovasi yang dikeluarkan karena mendapat tempat yang tidak layak untuk menjajakkan jualan jenis pakaian.

Kini para pedagang yang dipindahkan dari gedung putih tersebut hanya bisa menunggu dan berharap listrik mereka bisa segera dipasang.

Diketahui, terdapat 336 pedagang eks gedung putih yang memilih pindah ke pasar apung setelah pembongkaran yang dilakukan hampir sebulan lalu.

Tetapi karena kondisi tempat yang tidak layak, hampir keseluruhan pedagang harus merogoh kocek lebih besar lagi untuk biaya renovasi.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved