Breaking News:

PPKM di Ambon

Soal Kelonggaran PPKM Level 3 di Ambon, Wakil Rakyat; Artinya Pemerintah Respect Terhadap Masyarakat

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, Rovik Akbar Afifuddin menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon respect terhadap keingin

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
MALUKU: Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin, Senin (26/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, Rovik Akbar Afifuddin menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon respect terhadap keinginan masyarakat.

Pasalnya, dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat ini waktu operasional tempat-tempat usaha diperpanjang.

"Dalam PPKM level 3, pembatasan tetap dilakukan tapi sudah ada kelonggaran dari 25 naik ke 50 persen untuk makan di rumah makan, rumah kopi dan sebagainya dan waktu operasional juga diperpanjang sampai jam 9 malam. Artinya ini menurut saya, pemerintah respect terhadap keinginan masyarakat dengan kemudian memberikan kelonggaran waktu usaha mereka," kata Rovik Afifuddin kepada wartawan di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (26/7/2021).

Menurutnya, kebijakan yang dilakukan Pemkot Ambon dengan dilanjutkannya penerapan PPKM level 3 itu semata-mata untuk menghambat penyebaran Covid-19 di Kota Ambon.

Namun dengan kebijakan tersebut, perlu diikuti dengan kelonggaran terhadap waktu operasional masyarakat khususnya para pelaku usaha.

"Intinya penerapan PPKM ini cukup efektif, dibuktikan dengan angka terkonfirmasi positif Covid-19 yang sudah menurun sehingga Ambon kembali ke zona orange. Jadi kebijakan untuk menghambat penyebaran Covid-19 juga diikuti dengan kelonggaran terhadap aktifitas perekonomian publik itu sudah bisa berjalan seimbang karena sudah diberikan kelonggaran waktu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, terhitung hari ini, Kota Ambon menerapkan PPKM Level 3, Senin (26/7/2021).

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Wali kota Ambon Nomor 6 Tahun 2021, yang didalamnya terdapat kelonggaran bagi aktivitas pelaku usaha.
“PPKM Berbasis Mikro kita perpanjang dengan kelonggaran yang sangat aspiratif,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, dalam keterangan pers secara virtual, Minggu (25/7/2021) .

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved