Breaking News:

MAluku Terkini

Pasokan Meningkat, Harga Cabai Rawit di Pasar Binaya-Masohi Mulai Normal

Harga cabai rawit  di Pasar Binaya Masohi, Maluku Tengah kini mulai normal kembali, seiring bertambahnya pasokan dari petani ke pedagang.

Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Andy
MALUKU: Jelang Idul Adha, harga cabai mengalami penurunan di Pasar Inpres, Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com , Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Harga cabai rawit  di Pasar Binaya Masohi, Maluku Tengah kini mulai normal kembali, seiring bertambahnya pasokan dari petani ke pedagang.

Wa Aji, salah satu pedagang cabai rawit mengatakan, harga rawit merah mulai turun sejak pekan lalu.

Kini seharga Rp. 45 ribu per kilo, padahal sebelumnya mencapai 100.000 per kilo.

“Sekarang sudah turun 1 kilo Rp 45 ribu,”kata Aji kepada TribunAmbon.com di Masohi. Sabtu (17/7/2021) pagi.

Baca juga: Begini Syarat dan Jadwal Terbaru Kapal Cepat Rute Amahai-Tulehu Selama PPKM Mikro di Ambon

Namun ada juga yang masih menjual seharga Rp. 50 ribu per kilo.

"Sudah mulai normal ini, sebelum itu, harganya bisa sampai Rp100 ribu per kilogram," jelasnya.

Menurutnya, turunnya harga cabai rawit  disebabkan pasokan cabai sudah kembali normal.

Lanjutnya dijelaskan, mahalnya harga disebabkan pasokan berkurang akibat berakhirnya belum memasuki masa panen.

"Iya itu naik karena petani banyak yang belum panen. Jadi stok berkurang," ujarnya.

Penjualan cabai sendiri disesuaikan dengan daya beli warga. Rerata dijual per kaleng seharga Rp 5 ribu.

“Paling banyak laku itu yang pakai cupa," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved