Breaking News:

PPKM di Ambon

Begini Syarat dan Jadwal Terbaru Kapal Cepat Rute Amahai-Tulehu Selama PPKM Mikro di Ambon

elabuhan Tulehu, Maluku Tengah kini memberlakukan syarat perjalanan baru bagi penumpang yang ingin bepergian ke Amahai, Maluku Tengah

Editor: Salama Picalouhata
Lukman Mukaddar
Suasana Pelabuhan Amahai sehari sebelum pelarangan mudik 6-17 Mei 2021. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah kini memberlakukan syarat perjalanan baru bagi penumpang yang ingin bepergian ke Amahai, Maluku Tengah selama masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Syarat perjalanan tersebut terbilang cukup mudah bagi calon penumpang yang ingin bepergian rute Tulehu - Amahai.

"Selama masa PPKM, syaratnya sudah beda dengan waktu PSBB atau jelang Idul Fitri kemarin," kata Kepala Kantor UPP Kelas II Tulehu, William Parihala kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Sabtu, (17/7/2021) siang.

Baca juga: Peringatan BMKG, Minggu 18 Juli 2021, Waspada Cuaca Ekstrem 13 Wilayah di Indonesia, Termasuk Maluku

Lanjutnya, bagi penumpang kapal cepat yang akan bepergian ke Amahai, harus mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat Izin bepergian dari Kelurahan atau Desa serta surat hasil negatif Rapid Test Antigen atau Surat Keterangan Berbadan Sehat.

Sedangkan, bagi TNI/POLRI dan ASN, harus menyertakan KTP dan Surat Perjalanan atau Izin Dinas serta surat hasil negatif Rapid Test Antigen atau Surat Keterangan Berbadan Sehat.

Sementara itu, Kapal Cepat di Pelabuhan Tulehu, Maluku Tengah hanya beroperasi satu kali dalam sehari selama masa PPKM di Ambon.

“Dengan adanya pemberlakukan PPKM itu Owner atau pemilik kapal itu dia hanya melayarkan satu kapal saja,” kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Kelas III Amahai, Abdurrahman Nakul kepada TrubunAmbon.com di Ruang Kerjanya. Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Daftar Negara dengan Angka Kematian Covid-19 Tertinggi, Indonesia di Posisi Teratas Dunia

Dia mengatakan, untuk pagi pukul 09.00 WIT kapal berangkat dari pelabuhan Tulehu menuju Amahai.

Sementara arus balik dari Amahai dijawalkan pukul 14.00 WIT.

Sedangkan jadwal khusus untuk hari Jumat dari pelabuhan Amahai-Tulehu berangkat pukul 15.0 WIT.
Ditambahkan, selama penerapan PPKM berjalan ini, selama itu juga kondisi pelabuhan menjadi sepih.

Setiap hari kapal dengan kapasitas penumpang sebanyak 400 seat itu hanya berlayar dengan 30 sampai 35 orang penumpang saja.

Artinya, hanya sekitar 25 persen dari total daya angkut kapal.

“Rata-rata di bawah 50 penumpang, berarti untuk mencapai 50 persen saja seng (tidak) dapat. Karena penumpag tidak ada, bayangkan untuk satu kapal saja penumpang hanya sekitar 30 orang saja,” terangnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved