Breaking News:

Kuti Kata Maluku

Kuti Kata; Cuci Tampa Kaki

Ini sering menjadi semacam "rasa manyasal babae paskali" (=penyesalan yang besar),

Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pdt. Elifas Tomix Maspaitella
Suasana rumah 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - "Hati nih mau sa par tinggal, mar kalu dong su tola, mau bilang apa lai" (=hati ini sebenarnya mau tinggal, tetapi bila mereka menolak, apa boleh dikata).

Ini sering menjadi semacam "rasa manyasal babae paskali" (=penyesalan yang besar), karena ada keinginan untuk bersama-sama, tetapi "kalu dong seng tarima, manyasal babae paskali ale" (=bila tidak diterima, sungguh disesali).

Ada beberapa istilah yang melukiskan penyesalan itu,

Satu: "bale blakang". Karena ditolak, maka "loko bale blakang mi" (=pergi meninggalkan, memunggungi).

Biasanya merupakan reaksi kemarahan, "mar sio, seng sampe hati" (=sungguh, hati ini berat melakukannya).

Jadi tetap "bale muka jua par lia" (=mempedulikan lagi).

Jadi biasa "bale blakang mar bukang buang muka" (=memunggungi tetapi bukan tidak mempedulikan lagi).

Baca juga: Kuti Kata; Tar Karja, Tar Makang

Baca juga: Kuti Kata; Su Dapa Pake

Dua: "angka panta" (=berdiri, pergi meninggalkan tempat duduk).

Tindakan ini sering terjadi saat ada "baku malawang sadiki" (=sedikit perbantahan).

Biasanya antara "laki bini" (=suami istri), "ade kaka" (=adik kakak), "tamang" (=sahabat).

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved