Breaking News:

Maluku Terkini

Kemenag Juga Larang Konvoi Takbiran Idul Adha maupun Hadrat di Ambon

Dia mengatakan, langkah yang diambil Kemenag Maluku sudah sesuai surat edaran nomor 17 tahun 2021 yang dikeluarkan Menteri Agama.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Fandi Wattimena
Fandi Wattimena
Ilustrasi; Warga Laimu menggelar hadrat, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Konvoi kendaraan maupun arak-arakan hadrat saat malam takbiran Idul Adha di Kota Ambon ditiadakan menyusul meningkatnya angka kasus Covid-19 di Maluku.

Hal ini disampaikan Kasubbag Humas Kementerian Agama Provinsi Maluku, Abdul Karim Rahantan. Menurutnya, saat ini juga Kota Ambon telah masuk di zona merah penyebaran Covid-19, sehingga berbagai kegiatan yang memicu kerumunan ditiadakan.

"Sesuai instruksi Menag, semuanya ditiadakan," kata Rahantan kepada TribunAmbon.com, Rabu (14/7/2021) siang.

Dia mengatakan, langkah yang diambil Kemenag Maluku sudah sesuai surat edaran nomor 17 tahun 2021 yang dikeluarkan Menteri Agama.

Dalam surat edaran tersebut, sejumlah poin menegaskan larangan aktivitas ibadah Salat Idul Adha dan konvoi malam takbiran.

Baca juga: Tolak Permintaan Keluarga, Jenazah Pasien Covid-19 Tetap Disalatkan di RPSUP Dr J Leimena

Baca juga: Dinas Sosial Kota Ambon Berikan Bantuan Nasi Bungkus Kepada Korban Longsor

"Warga harap ikuti panduan yang sudah ditetapkan," ujarnya

Lanjutnya, dia mengingatkan warga yang biasa melakukannya hadrat saat idul Adha untuk menahan diri.

Hadrat atau arak-arakan dengan menggunakan tifa memang menjadi salah satu kebiasaan menyambut menyambut Idul Kurban.

Diberitakan sebelumnya, selain larangan konvoi, shalat Idul Adha juga ditiadakan tahun ini karena wilayah Kota Ambon sedang menerapkan Peraturan Pembatasan Kerumunan Masyarakat (PPKM) sejak 8 Juli hingga 21 Juli mendatang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved