Kamis, 30 April 2026

Virus Corona

12 Komorbid yang Dilarang Vaksinasi Covid-19, dari Gejala ISPA hingga Penyakit Kanker

12 Komorbid yang Dilarang Vaksinasi Covid-19, dari Gejala ISPA hingga Penyakit Kanker

Tayang:
Editor: Citra Anastasia
Foto Nikkei
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

6. Reumatik autoimun/Rhematoid Arthritis.

7. Penyakit saluran pencernaan kronis.

8. Penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun.

9. Penyakit kanker.

10. Kelainan darah.

11. Imunokompromais/defisiensi imun.

12. Penerima produk darah/transfusi.

Baca juga: Kata Menlu, Indonesia Telah Amankan Lebih dari 119 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin.
Ilustrasi vaksin. (-)

Menurut Prof Yuwono, vaksin itu hanya untuk orang yang tidak punya penyakit.

"Vaksin itu hukumnya wajib, jadi bisa diwakilkan. Ini saya blak-blakan karena saya sudah diskusi dengan ketua tim yang ditunjuk presiden untuk masalah vaksin ini," kata Prof Yuwono yang juga merupakan seorang ulama atau ustaz.

Diwakilkan dalam artian di sini adalah, yang memiliki penyakit tidak wajib untuk disuntik vaksin.

Vaksin wajib hanya untuk orang yang tidak memiliki penyakit.

"Kesimpulan kami cuma satu, orang yang punya penyakit jangan divaksin. Titik," kata Ustaz Prof Yuwono dalam sebuah video di channel youtube Majelis Pecinta Quran dengan judul TEGAS !! COVID 19 ?? AKAL - ILMU //#PART1// UST. PROF DR. dr. YUWONO M.BIOMED.

"Kenyataannya sekarang ini, ditakut takuti, kamu ye pegawai ye kamu dak vaksin dak taat. Logikanya, misal orang punya penyakit darah tinggi, kencing manis dan lain lain, vaksin itu tidak akan bekerja dengan baik di dalam tubuhnya," katanya.

"Karena untuk memproses vaksin, dibutuhkan tubuh yang sehat tanpa penyakit, cukup 40 sampai 67 persen saja yang di vaksin, artinya 33 persen tidak divaksin," ujar Prof Yuwono.

Baca juga: Pelaku Perjalanan Namlea – Ambon Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin dan Keterangan Negatif Rapid Antigen

Ilustrasi petugas medis yang menangani pasien Covid-19.
Ilustrasi petugas medis yang menangani pasien Covid-19. (Wartakotalive.com)

Prof Yuwono menjelaskan jika vaksin disuntikkan pada orang yang memiliki penyakit ujungnya akan berbahaya bahkan bisa masuk ICU.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved