Breaking News:

PON XX Papua

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Sebut Masih Dapat Keluhan dari Atlet Maluku PON Soal Makanan

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku akui mendapat keluhan dari atlet Maluku Pekan Olahraga Nasional (PON) soal makanan.

Facebook/ Ruslan Hurasan
Ruslan Hurasan bersama sejumlah anggota DPRD lainnya. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku akui mendapat keluhan dari atlet Maluku Pekan Olahraga Nasional (PON) soal makanan.

Yakni mereka hanya diberi bubur manado saat pelaksaan latihan menjelang PON di Papua.

"Awalnya mereka tidak mengeluh, tapi karena di korek-korek akhirnya mereka keluarkan keluh kesah mereka," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Rusli Hurassan kepada TribunAmbon.com di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, Senin (21/6/2021) siang.

Katanya, keluhan tersebut disampaikan saat mereka melakukan pengawasan di tempat latihan para atlet.

Lanjutnya, hampir semua altlet mengeluhkan menu makanan yang disajikan untuk dikonsumsi.

"Bahkan ada atlet tinju yang bilang kalau selama dia ikut pelatihan berat badannya 60kg dan sekarang turun jadi 51kg," ungkapnya.

Dia mengatakan, penurunan berat badan tlet terjadi lantaran proses pelatihan tidak seimbang dengan asupan makanannya.

"Dia sendiri bilang, sudah berulang kali ikut pekan olahragan dan baru kali ini mengeluh soal makan. Kalau model begini bagaimana kita mau dapat medali karena makan saja tidak terurus. Itu bahasanya atlet," jelas Hurassan.

Baca juga: Jalan Pasar Namlea-Buru Dikeluhkan, Bertahun-tahun Rusak Tak Ada Perbaikan

Baca juga: Pengetatan Kegiatan Masyarakat di Kota Ambon Mulai Berlaku Kamis 26 Juni 2021

Selain mengeluh soal makanan, para atlet ini juga mengeluhkan soal pelayanan di wisma tempat mereka latihan.

"Memang banyak keluhan yang disampaikan kepada kami. Dari aspek pelayanan seperti segi ruangan yang malam hari mereka tidak bisa istirahat dengan baik, karena nyamuknya banyak. Padahal siang harinya mereka berlatih capek, dengan harapan malamnya bisa istirahat dengan tenang dan cukup. Tapi itu kadang kala tidak bisa sesuai harapan, karena para atlet terganggu dengan banyaknya nyamuk," tandasnya.

Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku menyebut menu makanan bagi atlet di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) diatur sesuai kebutuhan gizi atlet.

Katanya, menu bubur yang diberikan bukan bubur biasa melainkan bubur manado yang sebelumnya telah dikonsultasikan dengan salah satu dokter ahli gizi nasional. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved