Breaking News:

Ambon Hari Ini

Lapak Pasar Mardika Ambon Dibongkar Satpol PP, Diduga Tempat Mesum

Lopies menjelaskan pembongkar dan penertiban lapak liar dan kios itu dipergunakan tidak sesuai peruntukan di areal Terminal Mardika.

TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Petugas Satpol PP tengah melakukan pembongkaran dan penertiban lapak liar dan kios itu dipergunakan tidak sesuai peruntukan di areal Terminal Mardika, Rabu (2/6/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Dua lapak di Pasar Mardika, Kota Ambon dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon, Rabu (2/6/2021) siang.

“Hari ini Rabu 2 Juni pukul 14.00 WIT telah dilakukan penertiban dan dibongkar dua lapak,” kata Kasatpol PP, Josi Lopies, Rabu.

Lopies menjelaskan pembongkar dan penertiban lapak liar dan kios itu dipergunakan tidak sesuai peruntukan di areal Terminal Mardika.

Tempat tersebut diduga menjadi lokasi mesum Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menjajakan diri di kawasan perdagangan terbesar di berjuluk mansie itu.

Tak hanya dua lapak itu, satu kios pun ditertibkan oleh pemerintah kota, namun tidak dibongkar.

“Sedangkan satu kios tidak dibongkar karena dibangun oleh Pemkot, namun kios tersebut sementara kita segel,” tambahnya.

Baca juga: Ditanya Soal Janji Bangun Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, Murad: Kita Berusaha Bos

Baca juga: Semakin Serius, Maluku FC Temui Sekjen PSSI Bahas Hal Ini

Dia menjelaskan, penertiban dan pembongkaran itu berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dikatakan, lapak yang berada di pagar terminal itu disewakan dengan tarif Rp. 25 ribu per sekali kencan.

Pada lapak sempit berukuran dua meter ini, disediakan tempat tidur beralaskan papan, dan sekelilingnya tertutup pagar seng.

“Berdasarkan laporan masyarakat pada pemberitaan itu, maka kita lakukan penindakan, agar tidak lagi meresahkan masyarakat,” tandas Lopies. (*)

Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved