Breaking News:

Ambon Hari Ini

Tersisa 2 Hari Batas Waktu Relokasi, Pedagang Gedung Tak Hiraukan

Pembongkaran lapak dan kios dilakukan untuk pengerjaan revitalisasi pasar yang direncanakan dimulai Juni mendatang.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Area Gedung Putih Pasar Mardika 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Hanya tersisa dua hari waktu yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kepada pedagang Pasar Mardika yang menempati Gedung Putih untuk segera meninggalkan area tersebut karena akan dibongkar.

Pembongkaran lapak dan kios dilakukan untuk pengerjaan revitalisasi pasar yang direncanakan dimulai Juni mendatang.

Meski begitu, para pedagang tidak menghiraukan arahan pemerintah melalui surat pemberitahuan yang telah diterima pedagang pekan ini.

Diketahui dalam surat tersebut, tertera batas akhir bagi pedagang untuk meninggalkan bangunan tersebut 30 Mei mendatang.

Dari pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Jumat (28/5/2021), sejumlah pedagang maupun pembeli yang datang dari berbagai penjuru di Kota Ambon masih tetap beraktifitas seperti biasa.

Area Gedung Putih didominasi pedagang pakaian, jasa servis hp/laptop dan penjahit.

Baca juga: Dampak Banjir Rob, Beberapa Fasilitas di Pelabuhan Tulehu Rusak

Baca juga: Belum Ada Nomor Undian, Pedagang Pasar Mardika Protes Saat Diminta Tinggalkan Lapak

"Nanti kalau petugas sudah datang suruh tutup ya baru kita tutup, karena kita belum ada tempat untuk direlokasi," kata salah satu pedagang pakaian, Jihan kepada TribunAmbon.com, Jumat (28/5/2021) siang.

Diketahui, sejak Selasa (25/5/2021) lalu, Pemkot Ambon telah menyurati para pedagang terkhusus pemilik lapak dan kios di area Gedung Putih terkait pelaksanaan revitalisasi.

Sehingga para pedagang diminta untuk segera meninggalkan kios dan los yang sedang ditempati menuju ke kios dan los yang telah disiapkan berdasarkan nomor hasil undian.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku hingga kini mereka belum menerima nomor undian pembagian lapak.

"Kita sudah dapat surat pemberitahuan untuk segera meninggalkan tempat jualan kita di Gedung Putih ini, tapi bagaimana kita bisa pindah sementara saya sendiri belum mendapat nomor undian," kata Irsan Tuaputty, Jumat. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved