Ambon Hari Ini
Belum Ada Nomor Undian, Pedagang Pasar Mardika Protes Saat Diminta Tinggalkan Lapak
Sementara pemerintah kota sudah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk meninggalkan pasar.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pedagang Pasar Mardika di area Gedung Putih protes saat menerima surat pemberitahuan untuk meninggalkan kios dan lapak yang ditempati.
Penolakan dilakukan, lantaran hingga kini para pedagang belum mengetahui akan dipindahkan kemana.
Nomor undian yang biasanya diberikan kepada pedagang untuk pembagian lapak juga belum didapat.
Sementara pemerintah kota sudah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk meninggalkan pasar.
"Kita sudah dapat surat pemberitahuan untuk segera meninggalkan tempat jualan kita di Gedung Putih ini, tapi bagaimana kita bisa pindah sementara saya sendiri belum mendapat nomor undian," kata salah satu pedagang, Irsan Tuaputty kepada TribunAmbon.com, Jumat (28/5/2021) pagi.
Dalam surat tersebut pedagang diminta segera meninggalkan lapak di Pasar Mardika paling lambat 30 Mei mendatang.
Baca juga: Dampak Banjir Rob, Beberapa Fasilitas di Pelabuhan Tulehu Rusak
Baca juga: Pakai Sabu di Rumah, Pemuda di Ambon ini Dituntut 4 Tahun Penjara
Tertera juga penjelasan, pedagang akan menempati lapak baru di pasar relokasi sesuai nomor undian.
"Tapi bagi yang belum dapat nomor undian ini kita disuruh pindah mau pindah kemana? Kita tidak tahu," paparnya.
Serupa dengan itu, pedagang lainnya meminta Pemkot Ambon memberikan kelonggaran bagi para pedagang hingga mereka mendapat nomor undian agar relokasi berjalan tanpa masalah.
"Untuk Pemkot Ambon, tolong lah diberi kelonggaran waktu sampai kita dapat nomor undiannya dulu supaya kita tahu setelah keluar dari sini kita dipindahkan kemana," harapnya.
Sebelumnya, proses pembongkaran ratusan lapak milik pedagang di Pasar Mardika juga telah dilakukan akhir 2020.
Pembongkaran dilakukan secara bertahap hingga keseluruhan area pasar dibongkar.
Terdapat tiga lokasi pasar relokasi, yakni Pasar Transit Passo, Pasar Ole-ole Tantui dan di kawasan Pasar Apung. (*)