Breaking News:

Idul Fitri 1442 H

Masyarakat Kota Ambon yang Nekat Konvoi Malam Takbiran Langsung Disuruh Putar Balik

Tahun ini, masyarakat masih dilarang keliling beramai-ramai saat malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 2021.

Editor: Salama Picalouhata
Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Leo Simatupang mengaku siap mengawal jalannya PSBB di Kota Ambon. Setidaknya sebanyak 500 personil gabungan TNI-Polri akan disiagakan di 25 titik pengamanan yang tersebar  di Kota Ambon. 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM Tahun ini, masyarakat masih dilarang keliling beramai-ramai saat malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 2021.

Masa pandemi virus corona membuat masyarakat dilarang berkumpul beramai-ramai agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.

Demikian disampaikan Kapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Leo Surya Nugraha Simatupang, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Dia menegaskan larangan melakukan konvoi saat perayaan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Tidak boleh konvoi, perayaan takbiran di rumah ibadah saja,” ujar Simatupang, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Mulai Besok Polda Maluku Gelar Operasi Ketupat Siwalima 2021, 4.000 Personil Siap Amankan Idul Fitri

Baca juga: Bupati Malra Imbau Masyarakat Tetap Taati Prokes Selama Ramadan & Idul Fitri

Menurut Leo, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku untuk ikut menghimbau masyarakat agar merayakan takbiran di rumah ibadah atau bersama keluarga.

 “Orang yang melakukan konvoi akan disuruh putar balik,” tandasnya.         .

Dia menyebutkan, setidaknya ada 12 titik posko Operasi Ketupat Siwalima yang dibentuk pihaknya untuk melakukan penyekatan terhadap warga yang melakukan konvoi.

Namun, belum disebutkan secara rinci titik mana saja operasional ini dilakukan.

Kemudian ia menjelaskan akan ada personel yang melakukan patroli untuk memastikan situasi dan kondisi malam lebaran berjalan kondusif.

“Sudah kami sosialisasikan ke kelompok yang biasanya melakukan konvoi,” tutup Simatupang.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah memberi arahan kepada kelompok-kelompok yang diduga akan melakukan takbiran keliling.

Salah satu pos utama yang akan melakukan penyekatan di tempatkan di Batu Merah untuk mengantisipasi konvoi dari arah Kebun Cengkeh memasuki pusat Kota Ambon.

Operasi Ketupat ini mulai digelar tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang dan melibatkan 4.000 personel dari TNI/POLRI yang didukung mitra kerja lainnya yakni Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Ambon dan Jasa Raharja Cabang Maluku. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved