Kamis, 7 Mei 2026

Sate Beracun

Cara Polisi Bongkar Identitas Pelaku Sate Beracun di Bantul

Aparat kepolisian berhasil membongkar identitas pelaku kasus sate beracun yang mengakibatkan meninggalnya bocah berusia 10 tahun.

Tayang:
Kolase TribunJogja/Kompas.com
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

TRIBUNAMBON.COM - Aparat kepolisian berhasil membongkar identitas pelaku kasus sate beracun yang mengakibatkan meninggalnya bocah berusia 10 tahun.

Melalui analisa cerdas, aparat kepolisian sukses mencinduk pelaku yang ternyata seorang wanita muda inisial NA (25).

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria menjelaskan, wanita asal Majalengka, itu ditangkap pada Jumat (30/4) lalu.

Ia dicokok di kediamannya di Potorono, Bantul, Yogyakarta.

”Tersangka tidak melarikan diri, kami amankan di rumahnya,” katanya saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5).

Rudy menyebut identitas tersangka terungkap berkat kerja sama Polsek Sewon, Polres Bantul,dan masyarakat yang menjadi saksi.

”Keterangan saksi, akurasi cukup bagus. Keterangan dari ojolnya cukup detail. Memang ada beberapa CCTV kita ambil dari titik bisa kepastian bahwa ini orang yang terlibat,” ujar Burkan.

”Yang ketiga, sate buka siang hari, kan spesifik 15.30 WIB sate ada di tangan dia. Artinya dia beli sebelumnya dan artinya di lokasi penyerahan itu sate yang buka siang hari,” ujarnya.

Selain mencari warung sate yang buka siang, bentuk lontong juga jadi petunjuk bagi polisi saat mencari pelaku.

Menurut Burkan, bentuk lontong sate yang diberi racun itu berbeda dengan warung-warung biasanya.

"Uniknya, jika lontong biasanya bungkus utuh, ini seperti lupis, pakai daun," kata Rudy.

Polisi kemudian mencari warung dengan spesifikasi lontong seperti itu satu per satu di sekitar Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Selain itu bungkus sate juga jadi petunjuk polisi menemukan warung penjual sate tersebut.

”Salah satu kunci, (pelaku) memakai jaket warna krem, tapi sudah dibuang. Itu menjadi salah satu kunci penangkapan. Sama bungkus sate bisa menunjukkan tempat di mana beli satenya, ketemulah rangkaian saksinya ini," ujar Burkan.

Baca juga: Tak Ditemui Anggota DPRD Maluku Tengah, Massa Rusak Fasilitas Kantor dan Nyaris Baku Hantam

Baca juga: Sule Bongkar Kebiasaan Nathalie Holscher, Sebut Sang Istri Sering Minta Dimandikan saat Sedang Malas

Baca juga: Pasukan Setan Tiba di Papua, KKB Mengaku Tak Gentar dan Tak Ciut Nyali

Salah Sasaran

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved