Breaking News:

Sate Beracun

Cara Polisi Bongkar Identitas Pelaku Sate Beracun di Bantul

Aparat kepolisian berhasil membongkar identitas pelaku kasus sate beracun yang mengakibatkan meninggalnya bocah berusia 10 tahun.

Editor: sinatrya tyas puspita
Kolase TribunJogja/Kompas.com
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

"Uniknya, jika lontong biasanya bungkus utuh, ini seperti lupis, pakai daun," kata Rudy.

Polisi kemudian mencari warung dengan spesifikasi lontong seperti itu satu per satu di sekitar Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Selain itu bungkus sate juga jadi petunjuk polisi menemukan warung penjual sate tersebut.

”Salah satu kunci, (pelaku) memakai jaket warna krem, tapi sudah dibuang. Itu menjadi salah satu kunci penangkapan. Sama bungkus sate bisa menunjukkan tempat di mana beli satenya, ketemulah rangkaian saksinya ini," ujar Burkan.

Baca juga: Tak Ditemui Anggota DPRD Maluku Tengah, Massa Rusak Fasilitas Kantor dan Nyaris Baku Hantam

Baca juga: Sule Bongkar Kebiasaan Nathalie Holscher, Sebut Sang Istri Sering Minta Dimandikan saat Sedang Malas

Baca juga: Pasukan Setan Tiba di Papua, KKB Mengaku Tak Gentar dan Tak Ciut Nyali

Salah Sasaran

Peristiwa nahas yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) di Sewon, Bantul, ini bermula dari Bandiman (47), ayah Naba, menerima order offline di seputaran Gayam atau Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Minggu (25/4).

Dia dihampiri seorang perempuan misterius yang kemudian diketahui ternyata adalah NA.

NA lantas meminta Bandiman mengantar makanan takjil ke sebuah rumah di Kasihan, Bantul, kepada orang yang bernama Tomy.

Ia hanya berpesan bahwa takjil dari seseorang bernama Hamid.

Saat memberikan sate yang sudah dibubuhi sianida itu, NA mengenakan hijab dan jaket berwarna krem.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved