Breaking News:

Tindakan Kriminal

Teguran Berujung Pembunuhan, Buruh Sawit Bacok Istri Hingga Tewas, Lalu Serahkan Diri ke Security

Buruh perkebunan bernama Musdar tega menghabisi istrinya menggunakan parang. Bermula ketika sang istri pergi tanpa izin suami dan ditegur soal pakaian

Penulis: larasati putri wardani
Editor: sinatrya tyas puspita
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi tewas karena parang 

TRIBUNAMBON.COM - Seorang buruh perkebunan kelapa sawit bernama Musdar alias Udda Bin Arifuddin (28) tega membacok istrinya bernama Riskawati Binti Upe (29) hingga meregang nyawa di kontrakannya.

Tepatnya di Kongsi Jati Estate (mess karyawan) PT. NJL di Kecamatan Sei Menggaris.

Kejadian ini bermula ketika Riska meninggalkan rumah dengan menumpang kapal menuju ke Nunukan Kota tanpa izin ke Musdar, pada Sabtu (10/4/2021).

Ketika malam hari, Riska sempat menelepon suaminya dan memberitahukan jika ia sedang berada di penginapan.

Dan, ia baru pulang ke rumah pada Selasa (13/4/2021).

"Sebelum peristiwa maut itu terjadi, korban bersama pelaku berada di kamar, pelaku menasehati istri agar jangan pergi tanpa izin suami," kata Iptu Randya Shaktika Kepala Kepolisian Sektor Nunukan Kota ketika dihubungi, pada Kamis (15/4/2021).

Iptu Randya menambahkan, selain menasehati, Musdar juga menegur sang istri tentang cara berpakaiannya yang sudah berubah.

Nasihat Tak Ditanggapi dan Menantang Cerai

Dikutip dari Kompas.com, nasihat dan teguran yang dituturkan Musdar tidak ditanggapi oleh Riska.

Bahkan, Riska juga menantang sang suami untuk menceraikannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved