Breaking News:

Ramadhan 2021

Siti Nadia Tarmizi Sebut Ada Dua Kondisi Seseorang Perlu Ditunda atau Batal Menerima Vaksin

MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa. Namun tidak semua semua orang dapat divaksinasi saat sedang berpuasa.

Sumber: Juna Putuhena
Ilustrasi Vaksinasi 

TRIBUNAMBON.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa.

Keputusan itu tertuang dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat berpuasa.

Namun tidak semua semua orang dapat divaksinasi saat sedang berpuasa.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada dua kondisi seseorang perlu ditunda atau batal menerima suntikan vaksin.

Pertama kondisi tubuh lemas dan kedua adalah tekanan darah rendah.

Baca juga: Berpapasan dengan 4 Wanita Lalu Dipepet, Remaja 14 Tahun Lakukan Begal Payudara, Pelaku Tak Ditahan

Baca juga: Jokowi Bakal Lakukan Reshuffle Kabinet Pekan Ini, Berikut 2 Kementerian yang Kemungkinan Dirombak

Baca juga: Dana Pensiunan PDAM Ambon Belum Diterima, DPRD Temui Pihak PT Bumi Putra di Jakarta

Baca juga: Apa Itu Zakat Fitrah? Siapa yang Wajib Membayarnya? Simak Penjelasan Hukumnya dalam Islam!

"Nanti akan dilakukan skrinning pada sasaran vaksinasi. Kalau dilihat memang misalnya terlalu lemas karena puasa, atau tekanan darah terlalu rendah, maka vaksinasi ini kemungkinan akan ditunda," kata Nadia dikutip dari tribunnews.com Rabu (14/4/2021) pagi.

Meski demikian, penerima vaksinasi tidak boleh mendiagnosis diri sendiri tanpa skrining dengan melakukan pemeriksaan ke petugas kesehatan.

"Kami mengharapkan masyarakat jangan menilai kondisinya sendiri. Datanglah ke sentra vaksinasi terlebih dahulu," kata dia.

Masyarakat tidak perlu khawatir divaksinasi saat puasa, sebab kondisi tubuh kita tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun sedang dalam keadaan berpuasa.

Illustrasi Vaksinasi COVID-19
Illustrasi Vaksinasi COVID-19 (freepik)

Yang perlu diperhatikan sebelum mendapatkan vaksinasi adalah istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi waktu sahur.

Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air putih matang dengan jumlah yang cukup.

“Vaksin yang digunakan adalah vaksin yang aman dan bermanfaat serta meningkatkan kekebalan tubuh. Harapan kami pada saat bulan Ramadhan ini masyarakat umat muslim maupun umat non muslim tetap menjalankan protokol kesehatan,” ucap dr. Nadia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seseorang Tak Bisa Divaksin Saat Puasa Jika Kondisinya Lemas dan Tekanan Darah Terlalu Rendah

 
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved