Breaking News:

Peredaran Narkoba di Ambon

Dua Sipir Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Kemenkumham Maluku Rutinkan Tes Urin

Itu dilakukan untuk memastikan tidak ada pegawai yang menyalahgunakan narkoba, terlebih lagi terlibat dalam peredaran barang haram itu.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Kakanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku akan melakukan tes urin rutin kepada para pegawai di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Ambon dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Ambon.

Itu dilakukan untuk memastikan tidak ada pegawai yang menyalahgunakan narkoba, terlebih lagi terlibat dalam peredaran barang haram itu.

Selain tes urin, juga akan dilakukan pembinaan dengan tujuan tidak lagi ada kasus peredaran narkoba seperti kejadian yang diduga melibatkan dua oknum sipir di lingkup Kanwil Kemenkumham Maluku.

Kakanwil Kemenkumham, Andi Nurka, menyatakan tengah menyiapakan langkah strategis untuk mengantisipasi kembali terjadinya kasus tersebut.

“Kami akan lakukan langkah strategis untuk mengantisipasi hal itu kembali terjadi, seperti melakukan pembinaan kepada pegawai saya agar kedepannya tidak terjadi seperti itu lagi,” kata Andi Nurka kepada TribunAmbon.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, pihak Kemenkumham juga tengah menggandeng pihak-pihak terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Kasat Narkoba di Polda Maluku maupun Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk melakukan penggeledahan agar dapat mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan dengan jaringan narkoba diluar sana.

”Sebelum masuk ke lapas, saya harus tahu semuanya dulu dari luar apakah masih ada indikasi keterlibatan pegawai saya, apakah masih ada keterlibatan dengan warga binaan saya didalam, karena ini kejadiannya diluar,” ungkapnya.

Baca juga: BNN Maluku Tangkap Bandar Narkoba di Rutan Ambon, Amankan 50 Gram Sabu

Baca juga: Petugas Rutan dan Lapas di Ambon Diduga Terlibat Jaringan Narkoba

Sementara itu, terkait dua oknum sipir itu terancam dipecat jika mereka terbukti bersalah.

“Kalau sampai terbukti, yang jelas sanksi pemecatan sudah menunggu itu dan memang sudah jadi sanksi tegas, tidak ada kata ampun,” tandas Andi.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) berhasil menangkap warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Ambon, dikawasan Waiheru, Kota Ambon, Senin (5/4/2021) siang.

Pelaku yang diduga kuat mengkoordinir peredaran narkoba jenis sabu di Rutan dan sejumlah wilayah Maluku ini berinisial RB.

RB kemudian menyebut dua nama oknum sipir yang ikut membantunya, yakni IR dan RA.

Mereka kini telah ditahan di Markas BNNP Maluku. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved