Breaking News:

Maluku Terkini

6 Terdakwa Kasus Penjual Senpi ke Papua Disidangkan

Keenam terdakwa terdiri dari dua anggota Polri yakni SH, MR dan empat warga sipil yakni SN, RT, HM, dan AT. Ke empatnya didampingi penasihat hukum, Th

TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Proses sidang perdana 6 terdakwa kasus penjualan senpi ke Papua di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (7/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Enam terdakwa kasus penjualan senjata api (senpi) ke Papua akhirnya menjalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (7/4/2021).

Keenam terdakwa terdiri dari dua anggota Polri yakni SH, MR dan empat warga sipil yakni SN, RT, HM, dan AT. Ke empatnya didampingi penasihat hukum, Thomas Wattimury cs.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eko Nugroho dalam dakwaannya menjelaskan ke enam terdakwa melakukan aksi di beberapa tempat berbeda bersama dengan terdakwa WT (berkas terpisah) dan AT (DPO).

“Bahwa ke enam terdakwa pada waktu yang tidak dapat diingat secara pasti bertempat di pangkalan ojek di Desa Batu Merah, di Pasar Arumbai Ambon, di Pasar Mardika Ambon, di bawah Jembatan Merah Putih, di Kapaha Kecamatan Sirimau ambon, bersama-sama dengan WT (berkas terpisah) dan AM (masih DPO),” kata JPU dalam dakwaannya.

Lanjutnya, kejadian transaksi jual beli senpi dimulai ketika AM yang merupakan pemilik tambang emas di KM 54 Kabupaten Nabire, Provinsi Papua berkenalan dengan terdakwa WT untuk mencari senpi dan amunisi di daerah Ambon.

Menurut AM, mudah mencari senpi dan amunisi di Ambon karena merupakan daerah bekas kerusuhan.

Terdakwa WT kemudian berkenalan dengan terdakwa SH dan menanyakan apakah ada yang menjual senjata rakitan yang bisa dibawa ke tambang emas di Nabire, Papua.

Terdakwa SH kemudian menanyakan IT (DPO) terkait penjual senjata api dan akhirnya terjadi transaksi pembelian senpi rakitan berjenis SS1 dengan harga Rp 8 juta oleh IT kepada terdakwa SH di bulan oktober 2020.

Sedangkan terdakwa SH menjual senpi tersebut ke terdakwa WT seharga Rp 20 juta. Transaksi terjadi kembali di bulan desember 2020.

Halaman
123
Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved