Breaking News:

Ambon Hari Ini

Warga Protes, Saniri Tetapkan Mata Rumah Nurlette

Masyarakat Batu Merah yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut tergabung dalam kesatuan masyarakat hukum adat lima mata rumah yakni Hatala, Lisaholet,

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Aksi unjuk rasa warga Batu Merah di depan Kantor Pemerintah Negeri Batu Merah, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Tidak terima saniri tetapkan mata rumah Nurlette sebagai marga parentah, masyarakat Batu Merah berunjuk rasa di depan Kantor Negeri Batu Merah.

Masyarakat Batu Merah yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut tergabung dalam kesatuan masyarakat hukum adat lima mata rumah yakni Hatala, Lisaholet, Onsou, Leweharia dan Wailiulu.

“Kami menolak dengan tegas penetapan mata rumah parentah yang dilakukan dengan cara votting,” kata Koordinator Aksi, Ronny Ternate kepada wartawan di depan Kantor Negeri Batu Merah, Rabu (7/4/2021).

Ia menerangkan, seharusnya dalam penetapan mata rumah perlu adanya musyawarah besar karena hal itu bersifat strategis serta berbicara tentang masa depan negeri bukan kepentingan kelompok.

Lanjut, hasil voting yang dibuat saniri juga dianggap cacat, karena dari sisi aturan yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Menteri Dalam Desa (Pernendes) sudah mengatur hal itu.

Menurutnya, proses penetapan mata rumah perentah harus memenuhi lima persyaratan yang telah ditetapkan, sementara berdasarkan persyaratan yang diajukan yang telah memenuhi syarat hanyalah mata rumah Hatala.

Baca juga: Dua Jalan di Pusat Kota Ambon Ini Jadi Kawasan Tertib Lalu Lintas

Baca juga: Petugas Rutan dan Lapas di Ambon Diduga Terlibat Jaringan Narkoba

Dengan ini, masyarakat meminta Pemerintah Negeri untuk membatalkan serta mencabut keputusan yang telah diajukan ke pemerintah kota untuk diproses pelantikannya.

Dia pun mengancam jika tuntutan tidak ditindaklanjuti, maka mereka akan dilakukan unjukrasa besar-besaran di Kantor Walikota, termasuk memboikot aktifitas di Kantor Negeri Batu Merah.

“Kami minta secepatnya, lembaga pemerintah negeri segera membatalkan dan mencabut keputusan Saniri Negeri Batu Merah yang telah menetapkan mata rumah Nurlette sebagai mata rumah parentah di Negeri Batu Merah,” tandas Ronny. (*)

Penulis: Mesya Marasabessy
Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved